Berita

Achmad Zaky saat bertemu Jokowi di Istana Merdeka/Net

Politik

CEO Bukalapak: Semangatnya, Riset Dan Teknologi Jangan Dilupain

SABTU, 16 FEBRUARI 2019 | 17:26 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

CEO Bukalapak Achmad Zaky menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada Presiden Joko Widodo atas kicauannya yang mengkritik anggaran riset dan pengembangan (Research and Development atau R&D).

Permintaan maaf disampaikannya di Istana Merdeka, Jakarta pada Sabtu (16/2). Dia datang sendirian, sementara Jokowi ditemani Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki.

Selain minta maaf, Zaky juga meluruskan kicauan yang diunggah melalui akun twitter pribadinya. Dia mengaku memperoleh data itu dari Wikipedia dan dirinya belum memperbaharui data tersebut.


Namun demikian, Zaky mengatakan bahwa semangat dari kicauannya itu adalah keinginan yang tinggi agar Indonesia fokus ke sumber daya manusia (SDM) berkualitas.

“Tapi saya pikir semangatnya ya, tolong teman-teman wartawan diambil semangatnya, semangatnya saya sebagai pelaku industri, anak muda Indonesia ingin, ingin sekali Indonesia itu fokus ke SDM yang berkualitas, gitu dengan riset dan teknologi jangan sampai dilupain,” jelasnya.

Dia mengingatkan bahwa perang konvensional sudah tidak akan terjadi. Perang akan beralih pada inovasi. Sehingga jika Indonesia tidak fokus pada riset dan inovasi, maka yang terjadi di dalam negeri hanya perang harga.

Zaky mengaku semanganya itu sudah disampaikan ke Jokowi, dan Jokowi setuju untuk membawa Indonesia maju dengan berbasiskan riset, inovasi, dan SDM yang berkualitas.

“Itu tadi yang kita sepakati dengan Bapak Presiden,” tegasnya seperti dikutip laman Setkab. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya