Berita

Bos Bukalapak Achmad Zaky/Net

Politik

PKS: Orang Tiongkok Saja Bisa Berbisnis, Masak Anak Bangsa Sendiri Diserang?

JUMAT, 15 FEBRUARI 2019 | 14:44 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Ramainya tanda pagar alias tagar #uninstallbukalapak sebagai respons kicauan bos Bukalapak Achmad Zaky yang dalam akun medsosnya menyebut Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno sebagai mentor bisnisnya dalam E Commerce menjadi perbincangan hangat hari ini.

Anggota DPR Fraksi PKS Refrizal jengkel dengan perbuatan para pendukung Jokowi yang membuat tagar itu seakan-akan ditujukan untuk mematikan bisnis anak bangsa karena berbeda pilihan.

"Orang Tiongkok saja bisa berbisnis di sini dan dilindungi, masak ini yang anak bangsa, warga negara kita sendiri tidak diayomi, malah diserang?" ujar Refrizal kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (15/2).


Menurut dia sudah sepatutnya Achmad Zaky mendapat dukungan dari seluruh anak bangsa ini karena mampu menjalankan bisnis E commerce dengan baik.

Terlepas mentornya adalah Sandiaga Uno, Refrizal berpandangan memang pasangan Prabowo Subianto itu pandai berbisnis dan banyak menularkan ilmunya kepada pengusaha lain.

"Kalau memang mentornya Sandiaga memang kenapa? Dia (Sandi) memang jago berbisnis kok. Lebih baik para pendukung Jokowi yang nyerang dengan tagar itu bikin bisnis serupa," tandasnya. [rus]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya