Berita

Stadion GBLA/Net

Nusantara

Demi Keamanan GBLA, Bobotoh Harus Sabar

KAMIS, 14 FEBRUARI 2019 | 05:43 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Suporter Persib Bandung, Bobotoh yang ingin menyaksikan Atep Cs berlaga di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, harus bersabar.

Sebab, ada sejumlah perbaikan yang harus dilakukan sebelum stadion tersebut bisa dipakai bertanding,

Berdasarkan laporan sementara, Adhi Karya memprediksi perbaikan berlangsung sekitar 1,5 bulan atau paling lambat 2 bulan. Dengan kata lain, tidak ada kerusakan berarti dari pergerakan tanah yang terjadi di stadion tersebut. Tapi tetap butuh perbaikan signifikan.


"Oleh karena itu, kepada para bobotoh mohon sabar. Pemkot Bandung berkeinginan GBLA bisa digunakan dengan aman dan baik sebagaimana mestinya stadion sepak bola," tutur Yana.

Keretakan akibat penurunan struktur tanah diketahui saat Persib Bandung akan menghadapi Persiwa Wamena beberapa waktu lalu. Polisi akhirnya mencabut rekomendasi pertandingan demi faktor keselamatan.

Guna memastikan perbaikan berjalan dengan lancar, Wakil Walikota Bandung Yana Mulyana berencana memeriksa langsung ke lokasi. Peninjauan akan melibatkan Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Penataan Ruang, Dinas Pekerjaan Umum, termasuk dari kepolisian.

"(GBLA) insyaallah aman (digunakan), tapi saya ingin punya keyakinan. Makanya saya akan meninjau, melihat kalau memang ternyata ada celah-celah secara kasat mata terlihat seperti retak," kata yana di Balaikota, Jalan Wastukancana, Kota Bandung, Rabu (13/2).

Dia mengimbau Bobotoh bersabar. Terlebih tujuan perbaikan adalah untuk menjamin keamanan mereka.

“Kepada para bobotoh mohon sabar. Pemkot Bandung berkeinginan GBLA bisa digunakan dengan aman dan baik sebagaimana mestinya stadion sepak bola," tutur Yana seperti diberitakan RMOLJabar. [ian]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia, Ini Rekor Statistiknya

Minggu, 27 September 2026 | 02:22

Tak Peduli Teman, Prabowo Tegas Sikat Pencuri Duit Negara

Minggu, 27 September 2026 | 02:02

Di Balik Kemudahan QRIS, Merchant Tetap Wajib Terima Tunai

Minggu, 27 September 2026 | 01:46

Gugatan Denny Indrayana Cs Untungkan Seluruh Parpol di DPR

Minggu, 27 September 2026 | 01:20

Pemerintah Jangan Pukul Rata Evaluasi IUP

Minggu, 27 September 2026 | 01:07

Emas Rahmat Bawa Indonesia Lompat ke Posisi 14

Minggu, 27 September 2026 | 00:35

Kowani Apresiasi Penegasan Menteri Hukum soal SK Kepengurusan

Minggu, 27 September 2026 | 00:17

Rahmat Erwin Abdullah Persembahkan Emas Kedua Indonesia

Minggu, 27 September 2026 | 00:05

Bhayangkari Salurkan 6 Ribu Paket Sembako untuk Warga Aceh

Sabtu, 26 September 2026 | 23:49

Wamenag Protes Keras Pembebasan Bersyarat Bechi Pemerkosa Santriwati

Sabtu, 26 September 2026 | 23:20

Selengkapnya