Berita

Djoko Santoso/Net

Politik

Djoko Santoso Ajak Relawan Rapatkan Barisan Bayar Utang Sejarah

KAMIS, 14 FEBRUARI 2019 | 00:53 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Krisis yang tengah dihadapi negara harus diselamatkan oleh semua pihak. Sebab, tugas dari generasi ke generasi adalah melunasi beban utang sejarahnya masing-masing.

Demikian disampaikan Ketua BPN Prabowo-Sandi Djoko Santoso kepada ratusan relawan di Seknas Prabowo-Sandi, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (13/2).

"Kita masih mempunyai utang, kita punya sejarah yang masih jadi utang kita. Angkatan ’45 telah membayar sejarahnya, yaitu merebut kemerdekaan dan memerdekakan negara ini," ujarnya.


Mantan Panglima TNI itu menegaskan bahwa utang sejarah yang dimaksud adalah menyelamatkan Indonesia dari bahaya krisis. Hal itu, kata dia, merupakan cita-cita perjuangan kemerdekaan.

"Untuk membayar utang sejarah kita harus menyelamatkan negara ini. Negara kita krisis, negara harus kita selamatkan, setelah itu kita perbaiki untuk masyarakat yang adil dan makmur," tutur Djoko.

Anggota Dewan Pembina Gerindra itu mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk merapatkan barisan dan bersama-sama menghadapi ancaman krisis. Sebab, ancaman dari dalam dan luar negara harus dilawan bersama.

"Marilah kita rapatkan barisan. Kita menunaikan sejarah kita. Negara dalam keadaan yang susah, kita terancam dari berbagai dari dalam dan luar,” jelasnya.

“Negara lain tidak ingin kita menjadi besar. Untuk itu kita harus waspada, jangan lengah karena bisa menjadi lemah, kalau lemah kita kalah, kalau kalah kita menderita," pungkas Djoko. [ian]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya