Berita

Politik

PPP: Sila Pertama Pancasila Pastikan LGBT Haram Di Indonesia

RABU, 13 FEBRUARI 2019 | 19:03 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Isu DPR tengah menggodok RUU yang menghalalkan Lesbi, Gay, Biseksual, transgender (LGBT) dibantah keras oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Ketum PPP M Romahurmuziy menyatakanm, sila pertama Pancasila yang berbunyi Ketuhanan YME mengharamkan ada praktik LGBT. “Fraksi kami meyakini bahwa azas ketuhanan yang diletakkan sebagai sila pertama Pancasila memastikan keharaman LGBT ini masuk ke bumi Indonesia,” ucap Rommy biasa disapa saat ditemui di gedung DPR, Jakarta, Rabu (13/2).

Rommy menyebut arus LGBT di dunia sangat deras. Menurut dia sejauh ini sudah ada 23 negara yang menghalalkan LGBT. “Hari ini sudah 23 negara tercatat membolehkan, ada Skandinavia termasuk Skotlandia, Argentina dan Australia,” bebernya.


Soal isu yang viral bahwa DPR akan mengesahkan LGBT, Rommy kembali menegaskan bahwa dalam rapat paripurna tadi tidak ada satupun RUU yang disahkan berkaitan dengan LGBT.

“Kita menjadi partai yang akan tetap konsisten menolak keberadaan LGBT dan pernikahan sesama jenis. Karena tidak ada satupun agama yang membolehkan,” tandasnya.[atm]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya