Berita

Ilustrasi

Politik

Herzaky: Pers Sebagai Fans Hanya Ada Di Negara Otoriter

RABU, 13 FEBRUARI 2019 | 18:20 WIB | LAPORAN: TUAHTA ARIEF

Pers bukan fans club atau pendukung yang bekerja layaknya humas dalam lembaga-lembaga tertentu. Bilapun ada, maka itu hanya terjadi di negara yang otoriter.

"Indonesia ini negara demokrasi. Dan pers dibolehkan memberikan perspektif lain dan berbeda dari informasi yang diberikan pemerintah. Bukan fans club di negara otoriter," kata Deputi Kogasma Partai Demokrat Herzaky M. Putra kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (13/2).

Menurut Herzaky, di kepemimpinan Joko Widodo ini, kredibilitas pers sangat diuji dengan keberaniannya mengkritisi dan menghadirkan perspektif lain yang bisa meminimalisir potensi kerugian publik.


"Idealnya, pers lakukan fungsi kontrol agar pemerintah tidak keluar jalur. Pers adalah alat uji kebenaran, bukan pemuji," kata Herzaky.

Meski Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan bahwa Indeks Demokrasi Indonesia secara keseluruhan meningkat, namun variabel kebebasan berpendapat menurun. Hal ini, menurut Herzaky adalah ironi yang patut direnungkan insan pers di Indonesia.

"Menurut BPS index demokrasi kita meningkat, tapi kebebasan berpendapat menurut. Ironis. Pers harus kembali pada prinsip dasar cover both side. Sehingga tidak selalu positif bagi satu sisi dan negatif untuk sisi lainnya," tandas Herzaky. [hta]


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Dirgahayu Pandeglang ke-152, Gong Salaka!

Rabu, 01 April 2026 | 18:04

Klaim Nadiem Dipatahkan Jaksa: Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan

Rabu, 01 April 2026 | 18:03

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Macet, Legislator Golkar Koordinasi dengan APH

Rabu, 01 April 2026 | 17:40

Pariwisata Harus Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 01 April 2026 | 17:24

Harta Gibran Tembus Rp 27,9 Miliar di LHKPN 2025

Rabu, 01 April 2026 | 17:03

Purbaya Pede Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Rabu, 01 April 2026 | 17:00

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Sulit Dihindari

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Menaker Yassierli Imbau Swasta dan BUMN Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Selisih Harga BBM Nonsubsidi Ditanggung Pertamina

Rabu, 01 April 2026 | 16:44

Selengkapnya