Berita

Gulen/Net

Dunia

Turki Bersiap Tangkap 1.112 Orang Pendukung Gulen

SELASA, 12 FEBRUARI 2019 | 22:29 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Turki kembali mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk 1.112 orang yang dianggap memiliki hubungan dengan gerakan Gulenis yang dilarang.
 
Operasi yang diumumkan pada hari Selasa (12/2) oleh kantor berita pemerintah Turki itu adalah salah satu yang terbesar yang menargetkan pengikut ulama Fethullah Gulen tersebut.
 
Gulen yang merupakan mantan sekutu presiden Recep Tayyip Erdogan, saat ini hidup dalam pengasingan di Amerika Serikat. Dia dituding oleh Turki sebagai dalang upaya kudeta gagal tahun 2016 lalu.
 

 
"Operasi besar membayang-bayangi pendukung Gulen," kata Menteri Dalam Negeri Turki Suleyman Soylu akhir pekan kemarin.
 
"Kami akan menghabisi mereka," tambahnya, seperti dimuat The Guardian (Selasa, 12/2).
 
Sejak kudeta yang gagal pada tahun 2016 setidaknya ada 77.000 orang telah ditangkap dan sekitar 130.000 lainnya telah diberhentikan dari pekerjaan negara di bidang kepolisian, peradilan, akademisi dan pekerjaan sektor publik lainnya saat pemerintah Turki berupaya membersihkan lembaga-lembaga negara dari apa yang disebut Gulenis.
 
Bukan hanya itu, ratusan perusahaan swasta telah ditutup atau telah beralih ke kontrol de facto pemerintah, dan hampir semua media negara sekarang dekat dengan garis pro-pemerintah.[mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya