Berita

Wakil Ketua DPR Fadli Zon/RMOL

Politik

Fadli Zon: Baru Sekarang Kita Punya Presiden Bacaannya Doraemon Dan Shincan

SELASA, 12 FEBRUARI 2019 | 18:48 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

. Sepanjang perjalanan sejarah, bangsa Indonesia selalu dipimpin oleh para intelektual, para pemikir yang mengerti akan dibawa kemana arah perjalanan bangsa.

Demikian disampaikan Wakil Ketua DPR Fadli Zon dalam acara diskusi publik bertajuk "Jelang Pilpres: Jokowi Blunder dan Panik?" di kantor Seknas Prabowo-Sandi, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/2).

"Sejarah kita itu diisi oleh para pejuang itu para pemikir. Semua tokoh-tokoh dari beragam organisasi itu dari nasionalis, sosialis, Islam, semuanya pemikir. Itu adalah pembaca dan penulis sekaligus. Pikiran-pikiran mereka itu dituliskan ke dalam buku-buku," ujar Fadli.


Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini menegaskan bahwa para founding father hampir semuanya memiliki latar belakang seorang pemikir dan penulis. Sebab, hal itu seperti sebuah keharusan yang dimiliki oleh para pemimpin bangsa.

"Kita sebut saja Hos Tjokroaminoto, KH Agus Salim, Bung Karno, Bung Hatta, Sjahrir, Tan Malaka, semuanya hampir kita tidak menemukan tokoh para pendiri bangsa yang tidak membaca dan tidak menulis," ungkap Fadli Zon.

Dewan Pengarah BPN Prabowo-Sandi ini mengaku heran jika ada pemimpin negara yang dinilainya tidak gemar membaca bahkan menuliskan buah pemikirannya ke dalam sebuah karya untuk negara.

"Baru sekarang kita punya presiden yang membacanya adalah Doraemon dan Shincan. Ini baru sekarang," kelakar Fadli Zon.

"Nah, makanya itu menjadi sebuah tragedi di dalam perjalanan bangsa kita," imbuhnya menambahkan.

Lebih lanjut, Fadli Zon berharap calon pemimpin bangsa kedepan mesti diisi oleh pemimpin yang mengerti betul tentang arah negara Indonesia.

"Karena untuk membawa sebuah bangsa kepada cita-cita itu, dia harus tahu apa yang dipikirkan, mau dibawa kemana arah bangsa ini? Tapi kalau kita tidak tahu, inilah yang bahaya," tutupnya. [rus]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Kesiapan Listrik dan Personel Siaga PLN Diapresiasi Warga

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:51

Megawati Minta Kader Gotong-Royong Bantu Sumatera

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:35

Muannas Peringatkan Pandji: Ibadah Salat Bukan Bahan Lelucon

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:28

Saksi Cabut dan Luruskan Keterangan Terkait Peran Tian Bahtiar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:53

Rocky Gerung: Bagi Megawati Kemanusiaan Lebih Penting

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:40

Presiden Jerman: Kebijakan Trump Merusak Tatanan Dunia

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:53

Ostrakisme Demokrasi Athena Kuno: Kekuasaan Rakyat Tak Terbatas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:31

Megawati Resmikan Pendirian Kantor Megawati Institute

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:53

Khamenei Peringatkan Trump: Penguasa Arogan Akan Digulingkan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:06

NST 2026 Perkuat Seleksi Nasional SMA Kemala Taruna Bhayangkara

Sabtu, 10 Januari 2026 | 17:36

Selengkapnya