Berita

Diskusi Media Center Prabowo-Sandi/RMOL

Politik

Kurangi TKI, Prabowo-Sandi Fokus Tingkatkan Lapangan Kerja

SENIN, 11 FEBRUARI 2019 | 21:29 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Banyaknya tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri menjadi salah satu fokus penanganan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Sebab, keberadaan buruh migran Indonesia di negara lain akibat kondisi lapangan kerja yang minim.

Demikian disampaikan Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi Rahayu Saraswati Djojohadikusumo dalam diskusi di Media Center Prabowo-Sandi, Kebayoran Baru, Jakarta, Senin (11/2).


"Saya sebagai aktivis anti perdagangan manusia, isu TKI ini tentu kami mengetahui kenapa banyak TKI ke luar menjadi pekerja migran ya karena kurangnya lapangan kerja di Indonesia," jelasnya.

Karena itu, Prabowo-Sandi akan mengupayakan peningkatan lapangan kerja di dalam negeri jika terpilih memimpin Indonesia periode 2019-2024.

"Nomor satu kita akan meningkatkan lapangan kerja di Indonesia. Karena dengan meningkatkan lapangan kerja itu memastikan berkurangnya pekerja migran kita," kata Rahayu.

Dia menekankan bahwa proses peningkatan lapangan kerja di dalam negeri mesti ditopang pengembangan sektor UMKM dan pendampingan secara simultan oleh pemerintah.

"Jadi kita bisa fokus memastikan adanya lapangan kerja dengan easy on doing business untuk UMKM kita. Artinya harus ditingkatkan dan memastikan mereka mendapat kesempatan dengan modal dan juga pendampingan melalui OK OCE," papar Rahayu yang juga anggota Komisi VIII DPR. [wah]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya