Berita

Warga Rohingya/Net

Dunia

Bangladesh Hadang Penyelundupan Warga Rohingya Ke Malaysia

SENIN, 11 FEBRUARI 2019 | 20:46 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pasukan keamanan Bangladesh menghentikan 22 warga Rohingya yang berupaya menyelundup ke Malaysia dengan kapal hari ini (Senin, 11/2).
 
Pasukan Penjaga Perbatasan Bangladesh (BGB) menemukan 11 wanita, 10 anak-anak dan seorang pria di sebuah desa di pantai Teluk Bengal, dekat perbatasan dengan Myanmar.
 
Petugas BGB menyebut, mereka membayar penyelundup masing-masing hingga 1.200 dolar AS untuk mendapatkan tempat di atas kapal kecil demi melakukan perjalanan berbahaya ke Malaysia.
 

 
Namun penyelundup manusia berhasil melarikan diri sebelum pasukan keamanan tiba.
 
Diketahui bahwa saat ini ada sekitar 740.000 minoritas Muslim melarikan diri dari Myanmar ke Bangladesh setelah tindakan keras militer di negara mayoritas Buddha tersebut pada Agustus 2017 lalu.
 
Sudah ada 300.000 Rohingya di Bangladesh di mana mereka sebagian besar hidup dalam keterbatasan di kamp-kamp kumuh.
 
"Para penyelundup mengambil apa pun yang mereka bisa dari para pengungsi," kata kepala BGB untuk kota Teknaf, Letnan Kolonel Asadud Zaman Chowdhury, seperti dimuat AFP.
 
Dia menambahkan bahwa mungkin banyak perempuan muda yang berakhir dengan prostitusi paksa akibat penyelundupan manusia. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya