Berita

Bezos/Net

Dunia

Arab Saudi Tidak Ada Urusan Dengan Kabar Perselingkuhan Bos Amazon

MINGGU, 10 FEBRUARI 2019 | 21:23 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Arab Saudi sama sekali tidak ada urusannya dengan laporan maualah National Enquirer tentang hubungan perselingkuhan yang melibatkan Kepala Eksekutif Amazon.com Inc yang juga orang terkaya di dunia saat ini, Jeff Bezos.
 
Hal itu ditegaskan oleh Menteri Negara Saudi untuk urusan luar negeri, Adel al-Jubeir akhir pekan ini.
 
Diketahui, Bezos pada hari Kamis kemarin menuduh American Media Inc (AMI), pemilik majalah National Enquirer, mencoba memerasnya dengan ancaman menerbitkan "foto-foto intim" yang diduga dikirim Bezos kepada pacarnya, kecuali dia mengatakan di depan umum bahwa tabloid Amerika Serikat itu tidak memiliki motivasi politik untuk memberitakan dirinya.
 

 
Menanggapi upaya pemerasan itu, Bezos melalui sebuah posting blog, menyinggung ketidaksenangan Arab Saudi di liputan Washington Post milik Bezos tentang pembunuhan kolumnis dan jurnalis Saudi Jamal Khashoggi.
 
Dia juga merujuk laporan media tentang dugaan hubungan antara AMI dan Arab Saudi.
 
"Ini adalah sesuatu di antara kedua pihak, kami tidak ada hubungannya dengan itu," tegas Adel al-Jubeir kepada CBS ketika ditanya terkait tudingan itu.
 
"Kedengarannya bagi saya seperti opera sabun," sambungnya seperti dimuat ulang Reuters.
 
Jubeir juga mengatakan dia tidak mengetahui adanya hubungan antara pemerintah Saudi dan AMI atau CEO-nya, yakni David Pecker.[mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya