Berita

Foto: Net

Nusantara

Beruang Masih Berkeliaran, Warga Takut Menyadap Karet

MINGGU, 10 FEBRUARI 2019 | 15:49 WIB | LAPORAN:

Aktivitas warga di desa Pengaringan Kecamatan Semidang Aji kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) selama sepekan terakhir ini terganggu karena seekor beruang liar.

Warga takut diterkam hewan buas dan bertaring itu yang belum diketahui kini keberadaannya.

Riswan (40), warga setempat menceritakan, beruang itu sempat terlihat sekitar akhir bulan lalu, tengah merusak kandang ayam milik warga bernama Fadrol Tamami, yang berlokasi di seberang jembatan Desa Pangaringan.


Awalnya, kata Riswan, terdengar seperti berkelahi dengan beruang lainnya karena mengeluarkan suara auman yang cukup keras.

"Ada bekas cakaran beruang di kandang," kata Riswan seperti dilansir dari RMOL Sumsel, Minggu (10/2).

Selang dua hari kemudian muncul kembali. Beruang itu sempat dikepung warga untuk ditangkap saat berada di atas pohon.

Namun begitu beruang itu turun dari atas pohon, warga panik lari tunggang langgang.

Sejak itu tidak nampak lagi di sekitar perkampungan warga. Hanya suara auman yang terdengar dari dalam hutan sekitar desa pada setiap malam selepas magrib.

"Cuma satu ekor itu beruang yang menakutkan warga. Sebelumnya ada empat sampai lima ekor, namun tidak mengganggu. Jika melihat warga, beruang langsung pergi. Nah, yang satu ekor yang ukuran lebih besar dari yang biasanya, warga masih mendengar suara aumannya," tuturnya.

Menurut Riswan, pihak kepolisian dan BKSDA sudah mendatangi lokasi di mana pertama kali beruang itu terlihat, tetap tak membuat warga tenang.

Kini, warga mulai keluar rumah untuk menyadap karet jelang siang, tak berani dari pukul 5 pagi.

"Sekarang jadi jam tujuh pagi baru berani ke kebun, karena takut masih ada beruang," tambahnya.[wid]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya