Berita

Brexit/Net

Global

Tangani Dampak Brexit, Spanyol Rekrut 1.700 Pekerja Publik Baru

SABTU, 09 FEBRUARI 2019 | 09:28 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Spanyol menyetujui sebuah dekrit untuk merekrut 1.735 pekerja publik baru untuk menangani konsekuensi Brexit, khususnya di bidang perbatasan dan pengawasan bea cukai. Dekrit disetujui pada Jumat (8/2).
 
Pemerintah Sosialis ingin mayoritas pekerja tersebut dipekerjakan sebelum 29 Maret 2019, terlepas dari apakah Inggris akan mencapai kesepakatan dengan Uni Eropa atau tidak.
 
"Pemerintah saat ini memiliki sarana yang diperlukan untuk menangani kerangka hubungan setelah Inggris keluar dari Uni Eropa, tetapi harus memperkuat ketersediaan pekerja publik di sektor-sektor tertentu," begitu pernyataan yang dirilis pemerintah Madrid, seperti dimuat Channel News Asia.
 

 
Spanyol bertujuan untuk memiliki lebih banyak pekerja di bandara dan pelabuhan serta untuk memperkuat kontrol pada impor dan ekspor, serta bantuannya kepada sekitar 300.000 warga Inggris yang tinggal di negara Gibraltar.
 
Diketahui bahwa Gibraltar, yang ekonominya bergantung pada perbatasan terbuka dengan Spanyol, memberikan suara sangat besar untuk tetap berada di Uni Eropa dalam referendum Inggris 2016. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya