Berita

Putri Ubolratana Rajakanya Sirivadhana Barnavadi/Net

Global

Pencalonan Kakak Raja Thailand Sebagai PM Berpotensi Langgar Hukum

JUMAT, 08 FEBRUARI 2019 | 18:25 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemimpin partai pro-militer di Thailand mengkritik majunya kakak perempuan Raja Thailand, Putri Ubolratana Rajakanya Sirivadhana Barnavadi sebagai calon perdana menteri dalam pemilu 24 Maret mendatang.

Pemimpin Partai Reformasi Rakyat Thailand Paiboon Nititawan, menyerahkan surat kepada Komisi Pemilihan yang menyerukannya untuk memutuskan pembatalan pencalonan Putri Ubolratana. Dia menyebut bahwa pencalonan itu bisa jadi melanggar hukum pemilu.

Dikabarkan Reuters, dia mengatakan pencalonan itu dapat melanggar hukum yang mencegah partai politik menggunakan monarki untuk berkampanye.


Ubolratana sendiri diketahui melepaskan gelar kerajaannya pada tahun 1972 setelah menikah dengan sesama mahasiswa Amerika Serikat. Namun, dia masih diperlakukan oleh para pejabat dan publik Thailand sebagai anggota keluarga kerajaan.

Komisi Pemilihan Umum Thailand sendiri akan mengumumkan akan menyetujui atau menolak semua kandidat perdana menteri yang mendaftarkan diri paling lambat Jumat depan. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya