Berita

Nayib Bukele/Net

Dunia

Presiden Terpilih El Salvador Bersiap Evaluasi Hubungan Dengan China

JUMAT, 08 FEBRUARI 2019 | 17:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden terpilih El Salvador Nayib Bukele akan melakukan evaluasi soal apakah negara itu harus mempertahankan hubungan diplomatik dengan China atau tidak. Begitu kaya anggota tim Bukule pada Kamis (7/2).

Pernyataan itu dibuat selang satu tahun setelah pemerintah El Salvador sebelumnya memutuskan hubungan diplomatik dengan Taiwan demi mempererat kerjasama dengan China.

Diketahui bahwa pada Agustus 2018 lalu, pemerintah El Salvador memutuskan hubungan dengan Taiwan untuk menjalin hubungan dengan China, mengikuti Republik Dominika dan Panama.


China kemudian menawarkan kepada El Salvador sekitar 150 juta dolar AS untuk proyek-proyek sosial dan 3.000 ton beras untuk membantu ribuan warga El Salvador yang dilanda kekeringan.
Federico Anliker, anggota dekat tim Bukele dan sekretaris jenderal partai New Ideas mengatakan, pemerintahan Bukule mendatang akan menyelidiki mengapa pemerintahan sebelumnya memilih untuk menjalin hubungan dengan China.

"Dengan masalah hubungan China, China-Taiwan, kita harus mempelajarinya dan menempatkannya dalam keseimbangan, apa yang terbaik untuk negara, bukan apa yang terbaik untuk partai politik, seperti yang dilakukan (pemerintahan yang akan keluar)," kata Anliker kepada media lokal dan dimuat ulang Reuters.

"Kami tidak diajak berkonsultasi, mereka juga tidak memberi kami alasan (mengapa membangun) hubungan dengan China. Sekarang kita harus selidiki secara detail," lanjutnya.

Pernyataan itu agaknya tidak mengejutkan, mengingat semasa kampanye, Bukele kerap mengkritik manfaat yang diterima El Salvador setelah menjalin hubungan diplomatik dengan China. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya