Berita

Reuni Alumni 212/Net

Politik

Gerakan Alumni 212 Untuk Pemilu Jujur Hanya Kemasan

JUMAT, 08 FEBRUARI 2019 | 14:00 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Politisi Partai Demokrat Andi Arief kembali membuat pernyataan yang menimbulkan polemik.

Kali ini mantan stafsus Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu menyerukan agar Alumni 212 berkumpul jelang 17 April 2019 untuk gerakan pemilu jujur.

Menurut pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, tujuan gerakan untuk pemilu jujur hanya kemasan saja.


"Untuk pemilu jujur, pemilu damai atau apalah bagi saya ini hanya kemasan saja. Kita semua tahu, jelas Andi Arief ada di kubu Prabowo-Sandi sekarang," kata Ujang kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (8/2).

Sambung Ujang, tidak lain tujuannya adalah memenangkan salah satu paslon yakni pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Jadi kan gini, gerakan Alumni 212 ini kan besar makannya perlu dirawat dan dipacu untuk memenangkan salah satu paslon," terangnya.

Jika memang timbul ketidakpercayaan akan adanya kecurangan dalam pemilu nantinya, Ujang menegaskan bahwa kita sebagai negara demokrasi dan negara hukum, segala sesuatunya bisa dilaporkan.

"Kalau ada kecurangan ya tinggal dibuka saja ke publik dan dilaporkan. Itulah makanya kita semua termasuk pihak oposisi juga harus mengawal jalannya pemilu ini," pungkasnya. [rus]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya