Berita

Repro

Nusantara

Beredar "Surat" Permintaan Pimpinan Bank Siapkan Sembako Untuk Kunjungan Menko PMK

JUMAT, 08 FEBRUARI 2019 | 12:10 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Beredar surat Bupati Landak yang berisi permintaan kepada pimpinan bank untuk menyediakan paket sembako dalam rangka kunjungan Menko PMK Puan Maharani. Surat itu bertanggal 23 Januari 2019.

"Dimohon kepada Pimpinan Bank yang ada di Kabupaten Landak untuk dapat kiranya berkontribusi secara bergotong royong menyediakan paket sembako yang akan dibagikan kepada masyarakat," bunyi surat yang ditandatangani Bupati Landak Karolin Margret Natasha.

Dalam surat dijelaskan bahwa Menko PMK Puan Maharani akan berkunjung ke Landak dua hari, yakni tanggal 18 dan 19 Februari 2019. Surat yang diterima redaksi khusus ditunjukkan kepada pimpinan BRI unit Ngabang. Di bagian catatan tertulis, Bank BRI Unit Ngabang menyediakan 500 paket masing-masing seharga Rp 100 ribu.


Tembusan surat bernomor 500/033/Ekon yang bersifat penting itu ditujukan kepada Ketua DPRD Kabupaten Landak, Pimpinan PT Bank Pembangunan Daerah Kalbar, Pimpinan BRI, Pimpinan PT Bank Negara Indonesia, PT Bank Danamon serta PT Bank Mandiri di Pontianak.

"Adapun rencana jumlah paket yang diperlukan sebanyak 2000 paket yang nantinya akan dibagikan oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia pada saat berkunjung," bunyi surat itu.

Keaslian surat masih diragukan. Antara lain kop surat yang hanya memuat gambar garuda dan tidak ada alamat pengirim, sebagaimana yang biasanya digunakan dalam surat menyurat resmi.

Surat juga sudah dibubuhi tulisan tambahan berbunyi "surat instruksi aneh di tahun politik," plus emiticon senyum[dem]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya