Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Ambil Foto Di Fasilitas Militer AS, Pelajar China Dibui Satu Tahun

JUMAT, 08 FEBRUARI 2019 | 11:49 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang pelajar asal China dijatuhi hukuman satu tahun di penjara federal setelah mengaku bersalah atas pengambilan gambar secara ilegal di fasilitas intelijen pertahanan utama Amerika Serikat di Florida.

Pelajar itu adalah Zhao Qianli, berusia 20 tahun. Seorang hakim federal di Key West memberi Zhao Qianli hukuman maksimum setelah pembelaan bersalahnya awal pekan ini karena memotret instalasi pertahanan Amerika Serikat.

Menurut dokumen pengadilan, Zhao memasuki properti militer Satuan Tugas Antar Agensi Gabungan yang terletak di Naval Air Station Key West, pada 26 September 2018 tanpa izin.


Dia mengelilingi garis pagar utama instalasi, dan memasuki properti militer dari pantai. Kemudian Zhao pergi langsung ke daerah yang berisi berbagai antena parabola dan antena yang disebut "the Farm"

Dia kemudian mengambil video dan beberapa foto peralatan di wilayah militer itu.

"Garis pagar instalasi utama berisi beberapa tanda yang menyatakan bahwa area Farm adalah 'AREA DIBATASI' dan 'KEEP OUT' seperti halnya garis pagar sekunder di sekitar Farm," begitu bunyi dokumen itu.

Dimuat CNN, dokumen pengadilan tidak memberikan indikasi spesifik apakah Zhao berusaha melakukan spionase atau tidak.

Namun, sebuah video Angkatan Laut Amerika Serikat menyebut fasilitas Key West salah satu pusat fusi intelijen terkemuka di dunia.

Fasilitas ini melacak lebih dari 1.000 target yang dicurigai dalam sehari.

Pusat itu memantau lebih dari 42 juta mil persegi permukaan Bumi untuk mendeteksi ancaman terhadap keamanan Amerika Serikat. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya