Berita

Gubernur Anies kunjungi pasien DBD/RMOL

Nusantara

Instruksi Anies Soal Biaya Pasien DBD Belum Berjalan

JUMAT, 08 FEBRUARI 2019 | 00:11 WIB | LAPORAN:

Pemprov DKI Jakarta serius dalam menangani penyebaran demam berdarah dengue (DBD).

Salah satunya dengan membebaskan biaya bagi pasien yang harus dirawat di RSUD. Sebagaimana diinstruksikan Gubernur Anies Baswedan.

Walau begitu, nampaknya perintah Anies tidak berjalan sesuai harapan. Hingga kini, RSUD Tanah Abang mengklaim belum menerima surat edaran gubernur untuk menggratiskan biaya pengobatan pasien DBD.


"Kami belum terima (surat edaran)," kata Humas RSUD Tanah Abang Wina saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (7/2).

Karena itu, rumah sakit tetap memungut biaya dari pasien DBD dengan menggunakan tarif standar dan kartu BPJS.

"Jadi pasien yang kena DBD tetap bayar pakai BPJS atau umum," ujar Wina.

Meski belum menerima surat edaran, pihak RSUD Tanah Abang tetap menunggu kejelasan dan konfirmasi dari dinas kesehatan.

"Ini kan belum ada instruksi dari atas seperti dinas kesehatan, soalnya itu program pemerintah. Itu kita masih menunggu resminya," jelas Wina.

Pasien yang sudah terlanjur dirawat karena DBD dapat menggunakan kartu BPJS untuk membayar, itu pun bila memiliki. Namun, bila menunggak iuran BPJS maka pasien akan dikenakan tarif normal.

"Pasien DBD bisa pakai BPJS, yang penting aktif. Kalau yang BPJS-nya menunggak atau tidak aktif saya kurang tahu ya, berarti tidak bisa dipakai. Kalau untuk pasien yang tanpa BPJS berarti jatuhnya umum," papar Wina.

Menggratiskan biaya untuk DBD sendiri disampaikan Anies Baswedan saat meninjau pasien DBD di RSUD Pasar Minggu pada 3 Februari lalu.

"Seluruh pembiayaan di-cover oleh pemerintah. Jangan khawatir, untuk kasus demam berdarah sejak dulu kita selalu cover, sekarang pun sama. Jadi perawatan dan lain-lain akan dapat secara gratis," jelasnya. [wah]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia, Ini Rekor Statistiknya

Minggu, 27 September 2026 | 02:22

Tak Peduli Teman, Prabowo Tegas Sikat Pencuri Duit Negara

Minggu, 27 September 2026 | 02:02

Di Balik Kemudahan QRIS, Merchant Tetap Wajib Terima Tunai

Minggu, 27 September 2026 | 01:46

Gugatan Denny Indrayana Cs Untungkan Seluruh Parpol di DPR

Minggu, 27 September 2026 | 01:20

Pemerintah Jangan Pukul Rata Evaluasi IUP

Minggu, 27 September 2026 | 01:07

Emas Rahmat Bawa Indonesia Lompat ke Posisi 14

Minggu, 27 September 2026 | 00:35

Kowani Apresiasi Penegasan Menteri Hukum soal SK Kepengurusan

Minggu, 27 September 2026 | 00:17

Rahmat Erwin Abdullah Persembahkan Emas Kedua Indonesia

Minggu, 27 September 2026 | 00:05

Bhayangkari Salurkan 6 Ribu Paket Sembako untuk Warga Aceh

Sabtu, 26 September 2026 | 23:49

Wamenag Protes Keras Pembebasan Bersyarat Bechi Pemerkosa Santriwati

Sabtu, 26 September 2026 | 23:20

Selengkapnya