Berita

Facebook/Net

Dunia

Jerman Larang Facebook Kumpulkan Data Pengguna

KAMIS, 07 FEBRUARI 2019 | 22:47 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Jerman memerintahkan raksasa sosial media Facebook untuk menghentikan praktik pengumpulan data di negara itu pekan ini.

Perintah itu dikeluarkan setelah keputusan bahwa Facebook telah menyalahgunakan dominasi pasarnya untuk mengumpulkan informasi tentang pengguna tanpa sepengetahuan atau persetujuan mereka.

"Di masa depan, Facebook tidak akan lagi diizinkan untuk memaksa para penggunanya menyetujui pengumpulan yang praktis tidak dibatasi dan menugaskan data non-Facebook ke akun Facebook mereka," kata Kepala Kantor Kartel Federal Andreas Mundt seperti dimuat Al Jazeera (Kamis, 7/2).


Sementara itu, pihak Facebook mengatakan akan mengajukan banding atas putusan itu.

Keputusan itu sendiri merupakan puncak dari penyelidikan tiga tahun yang dilakukan Jerman.

Penyelidikan ini mengikuti pengawasan ketat global terhadap Facebook atas serangkaian pelanggaran privasi, termasuk kebocoran data pada puluhan juta pengguna, serta dugaan penggunaan luas iklan bertarget oleh kekuatan asing yang berusaha mempengaruhi pemilihan di Amerika Serikat. [mel]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Siswa Sekolah Rakyat akan Dilatih 1.000 Taruna Akmil

Minggu, 05 Juli 2026 | 18:21

Jokowi Pilih Lampung sebagai Awal Safari karena Tanah Tak Bertuan

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41

OTT Bupati Langkat Temukan 55 Keping Platinum Senilai Rp40 Miliar Lebih

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:16

Hampir 3.000 Orang Tewas, Venezuela Mulai Hentikan Operasi Pencarian Korban Gempa

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:07

Komedian Narji Bikin Khitanan Massal PSI Diserbu Anak-Anak

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:52

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Absen di Pemakaman Ayahnya

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:26

Sudah Ada Perpres, Pakar: Promosi LGBT di Medsos Bisa Berujung Pengadilan

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:13

PM Singapura Dijadwalkan Bertemu Presiden Prabowo Besok

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:08

Pemerintah Perkuat Literasi Siber Antisipasi Ancaman AI dan Hoaks

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:01

Daftar Lengkap 16 Negara yang Lolos ke Babak 16 Besar

Minggu, 05 Juli 2026 | 15:55

Selengkapnya