Berita

Acara Gerakan Kebangkitan Indonesia (GKI)/RMOL

Politik

Hariman Siregar: Indonesia Telah Dibajak Kekuatan Uang

RABU, 06 FEBRUARI 2019 | 18:53 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

. Salah satu hal yang yang melatarbelakangi perlunya kembali ke UUD 1945 yang asli adalah karena Indonesia telah dibajak oleh kekuatan uang. Hal itu tidak boleh terjadi terus-menerus.

Demikian disampaikan aktivis kawakan, Hariman Siregar di sela acara Gerakan Kebangkitan Indonesia (GKI) yang menyampaikan aspirasi kepada MPR untuk kembali ke UUD 1945 yang asli, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (Rabu, 6/2).

Sejauh pengamatan Hariman, pasca reformasi UUD 1945 dianggap telah jauh dari cita-cita proklamasi kemerdekaan. Karenanya, pemerintah harus kembali ke UUD 1945 yang orisinil.


"Saya lihat setelah 20 tahun pada praktiknya, UUD saat ini melemahkan bangsa kita yang bodoh miskin sudah dibajak orang. Jadi, enggak jalan. Semua dibajak sama uang. Itu pasti dan itu kalau kita terusin udah mentok," tegasnya.

Menurut Hariman, sistem UUD setelah diamandemen telah membajak semua sektor kehidupan berbangsa dan bernegara. Termasuk partai politik sebagai penghimpun aspirasi masyarakat.

"Partai politik dibajak, semua dibajak sama uang," demikian Hariman.

Hadir dalam acara tersebut, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, mantan Ketua KPK Irjen (Purn) Taufiequrachman Ruki, mantan KSAD Jenderal (Purn) Agustadi Sasongko Purnomo, para purnawirawan TNI-Polri, sejumlah anggota MPR, dan kalangan mahasiswa. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya