Berita

Oscar AArias/The Guardian

Dunia

Mantan Presiden Tersandung Skandal Kekerasan Seksual

RABU, 06 FEBRUARI 2019 | 08:57 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Mantan Presiden Kosta Rika yang juga penerima hadiah nobel perdamaian, Oscar Arias tersandung skandal kekerasan seksual. Tuduhan itu dilayangkan oleh seorang aktivis pelucutan senjata nuklir.

Arias membantah tuduhan itu dan mengatakan bahwa dia tidak pernah bertindak melawan kehendak wanita mana pun dan telah berjuang untuk kesetaraan gender selama karirnya.

Menurut publikasi Semanario Universidad, dimuat ulang The Guardian (Selasa, 5/2), wanita itu mengatakan insiden itu terjadi 1 Desember 2014, di rumah mantan presiden di ibukota, San Jose, di mana dia datang untuk pertemuan terkait dengan perjuangannya.


Wanita yang tidak disebutkan namanya itu mengatakan bahwa Arias tiba-tiba saja memeluknya dari belakang menyentuh payudaranya, mulai menciumnya dan memainkan jarinya di tubuh wanita tersebut.

"Saya tidak ingat dengan baik apa yang dia jawab kepada saya, tetapi dia terus menyentuh saya," kata wanita itu.

"Lalu dia menyuruh saya menunggu sebentar dan dia meninggalkan kantor. Saya tidak tahu harus berbuat apa. Saya merasa terjebak pada saat itu," sambungnya.

Arias sendiri adalah presiden Kosta Rika dari tahun 1986 hingga 1990 dan sekali lagi dari tahun 2006 hingga 2010. Dia dianugerahi hadiah perdamaian Nobel pada tahun 1987 atas upayanya untuk mengakhiri perang saudara di Amerika Tengah. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya