Berita

Dunia

Rusia: Pengakuan Uni Eropa Pada Oposisi Venezuela Memperkeruh Krisis

RABU, 06 FEBRUARI 2019 | 06:42 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Rusia nengecam langkah yang diambil sejumlah negara Uni Eropa yang berusaha melegitimasi upaya untuk merebut kekuasaan di Venezuela dengan mengakui figur oposisi Juan Guaido sebagai presiden sementara.
 
"Menerapkan beberapa keputusan atau mencoba melegitimasi upaya untuk merebut kekuasaan, dalam pandangan kami, adalah campur tangan langsung dan tidak langsung dalam urusan internal Venezuela," kata jurubicara Presiden Rusia, Dmitry Peskov awal pekan ini.
 
Pernyataanya itu menanggapi langkah Inggris, Jerman, Prancis, Spanyol, dan beberapa negara Uni Eropa lainnya yang secara resmi menyebut Guaido sebagai pemimpin Venezuela yang “sah”.
 

 
Langkah itu terjadi setelah Presiden Venezuela Nicolas Maduro gagal mematuhi ultimatum dari negara-negara ini untuk mengumumkan pemilihan baru dalam waktu delapan hari.
 
Peskov mengatakan bahwa mendukung presiden sementara yang diproklamirkan sendiri hanya membuat penyelesaian krisis yang damai, efektif dan layak menjadi lebih sulit untuk dicapai. [mel]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Siswa Sekolah Rakyat akan Dilatih 1.000 Taruna Akmil

Minggu, 05 Juli 2026 | 18:21

Jokowi Pilih Lampung sebagai Awal Safari karena Tanah Tak Bertuan

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41

OTT Bupati Langkat Temukan 55 Keping Platinum Senilai Rp40 Miliar Lebih

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:16

Hampir 3.000 Orang Tewas, Venezuela Mulai Hentikan Operasi Pencarian Korban Gempa

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:07

Komedian Narji Bikin Khitanan Massal PSI Diserbu Anak-Anak

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:52

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Absen di Pemakaman Ayahnya

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:26

Sudah Ada Perpres, Pakar: Promosi LGBT di Medsos Bisa Berujung Pengadilan

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:13

PM Singapura Dijadwalkan Bertemu Presiden Prabowo Besok

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:08

Pemerintah Perkuat Literasi Siber Antisipasi Ancaman AI dan Hoaks

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:01

Daftar Lengkap 16 Negara yang Lolos ke Babak 16 Besar

Minggu, 05 Juli 2026 | 15:55

Selengkapnya