Berita

Presiden Jokowi/Net

Politik

Jika Benar Jokowi Klien Greenberg, Gelar Jancuk Plus Munafik Patut Disematkan

RABU, 06 FEBRUARI 2019 | 01:24 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Ibarat bumerang, tudingan penggunaan jasa konsultan asing kini berbalik ke calon petahana Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Nama Jokowi tercantum sebagai salah satu klien ahli strategi politik Amerika Serikat Stanley B. Greenberg, PhD.

Menanggapinya, politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menilai jika benar informasi tersebut maka Jokowi patut menerima gelar jancuk.


"Jika benar bahwa Jokowi adalah klien dari Stanley, saya harus menyatakan betapa Jokowi ini patut menerima gelar jancuk dengan tambahan munafik," katanya saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (5/2).

Kendati demikian dia meminta agar informasi tersebut ditelusuri dan dipastikan kebenarannya.

"Saya tidak tahu sejauhmana validitas informasi ini, sejauhmana kebenarannya, saya tidak tahu pasti. Karena kontrak di antara mereka tidak pernah saya lihat," jelas Ferdinand yang juga jubir BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.  

Informasi nama Jokowi termasuk klien Greenberg dikutip political-strategist.com. Dalam laman itu, nama Jokowi bertengger dengan nama-nama klien lainnya seperti Bill Clinton, Nelson Mandela, John Kerry dan beberapa politikus dunia. [wah]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya