Berita

Ustaz Sani/RMOL

Politik

GNPF Ulama Miris, Presiden Dipanggil "Cak Jancuk"

SELASA, 05 FEBRUARI 2019 | 10:51 WIB | LAPORAN: TUAHTA ARIEF

Akronim Jantan, Cakap, Ulet dan Komitmen (Jancuk) yang disematkan kepada Presiden Joko Widodo saat mendulang simpati di kawasan Tugu Pahlawan Kota Surabaya, Sabtu (2/2) lalu menuai polemik.

Meski relawan pendukungnya berkilah Jancuk yang dimaksud adalah akronim, tetapi istilah itu adalah sebuah kata berkonotasi jelek pada kelompok dan komunitas tertentu.

"Miris ya, Presiden dipanggil dengan kata-kata yang tidak sopan bagi kelompok orang tertentu itu. Istilah itu kan memiliki makna yang negatif. Menurut kami ya tidak pantas lah," kata Ketua GNP Ulama Kota Binjai Ustaz Sani Abdul Fatah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (5/2).


Kepala negara, siapa pun itu, kata Ustaz Sani tidak pantas untuk dipanggil dengan kata-kata yang bermuatan negatif.

"Kalau pun untuk berkampanye, buatlah istilah atau sebutan atau panggilan yang pantas. Bahkan kalau bisa pun yang baiklah untuk capres yang kita usung," lanjut Ustaz Sani.

Ustaz Sani pun mempertanyakan sikap pendukung dan bahkan petahana yang hingga saat ini belum mengkoreksi sebutan kasar itu.

"Saya bingung nih, sampai sekarang, kesannya Presiden yang sekaligus capres itu menikmatinya. Tidak ada kelompok manapun dari pendukungnya yang memprotes dan mengkoreksi itu. Ajaib," demikian Ustaz Sani. [hta]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya