Berita

Nusantara

Pedagang Pasar Bekerja Keras Menangkan Prabowo-Sandi

SELASA, 05 FEBRUARI 2019 | 08:06 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pedagang pasar di Aceh berkomitmen memenangkan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019. Para pedagang akan berjuang sekeras tenaga menjadikan mayoritas suara pemilih di Serambi Mekah untuk pasangan nomor urut 01.

"Kita yakin jika Prabowo-Sandi menang, pedagang akan sejahtera. Apa lagi pak Prabowo maupun pak Sandi sangat komit dalam pemberdayaan pedagang pasar traditional," kata Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Aceh Don Muzakir dalam keterangan kepada redaksi, Selasa (5/2).

Untuk menggalang suara Prabowo-Sandi sudah didirikan posko pemenangan di sejumlah pasar antara lain Lamno Aceh Jaya dan Peunayong. Don mengatakan pembukaan posko menunjukkan keseriusan dan totalitas para pedagang dalam memenangkan Prabowo-Sandi.


"Deklarasi dan pembukaan posko insya Allah kita lakukan di setiap pasar yang ada Aceh," ucap dia.

Ketua Pasar Kartini Peunayong, Saifuddin Laba Laba, meyakinkan jika dirinya Dan seluruh pedagang akan bekerja keras untuk pemenangan Prabowo-Sandi. Dia mengatakan keputusan mendukung Prabowo-Sandi didasarkan harapan terwujudnya pemberdayaan pedagang kecil.

"Saat ini kami sebagai pedagang menjerit dikarenakan daya beli menurun, akses modal usaha juga tidak ada. Ada koperasi kami di pasar tapi pemerintah tidak pernah melakukan pemberdayaan untuk kami. Kedepan dengan adanya pemimpin baru, kami sebagai pedagang kecil sangat berharap agar diperhatikan dan diberdayakan, " ujar Saifuddin Laba Laba.[dem]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya