Berita

Foto: Repro

Politik

Setelah Insiden Intervensi Doa Mbah Moen, Romi Menulis Dua Puisi

SENIN, 04 FEBRUARI 2019 | 09:23 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Tindakan M. Romahurmuziy mengintervensi doa yang dipanjatkan KH Maimoen Zoebair hari Jumat yang lalu (2/2) masih jadi pembicaraan hangat di media massa dan jejaring media sosial.

Insiden intervensi itu terjadi ketika Mbah Moen memanjatkan doa untuk menutup kegiatan “Sarang Brzikir untuk Indonesia Maju”. Presiden Joko Widodo dan istrinya, Iriana, duduk di sebelah kiri Mbah Moen.

Bukannya memanjatkan doa agar Jokowi kembali terpilih sebagai presiden, Mbah Moen sambil membaca kertas berwarna kuning memohon agar Prabowo Subianto menjadi presiden.


Di akhir doa itulah, Romahumuziy alias Romi mendatangi Mbah Moen dan meminta agar doa itu diulang.

Tidak sampai di situ, setelah acara berakhir, Romi dan Jokowi juga mendatangi kamar tidur Mbah Moen.

Menurut Romi, mereka dipersilakan ikut shalat berjamaah di dalam kamar tidur. Lalu, Romi pun membuat vlog untuk menekankan dukungan Mbah Moen pada Jokowi.

Vlog yang disebarkan Romi ini seperti bahan bakar yang disiramkan ke api, membuat kemarahan pada dirinya semakin besar, dan menjalar ke daerah.

Romi bergeming. Melalui akun Twitter miliknya, @MRomahurmuziy, dia menuliskan dua puisi.

Ini adalah puisi pertama yang ditulisnya sekitar sebelas jam lalu.

Katanya bela ulama
Kyai paling sepuh pun kau nista
Dengan aneka meme dan cela
Katanya bela agama
Tapi kau halalkan semua
Tuk gelapkan siang sebelum waktunya
Katanya hasil ijtima'
Baca qur'an pun kau hindari dg berbagai cara
Jadi sebenarnya kau makhluk apa?
Editan atau manusia.


Adapun puisi kedua yang ditulisnya sekitar dua jam lalu berbunyi seperti ini:

Sungguh kasihan umat Islam Indonesia
Diatasnamai bela agama
Tuk dukung kelompoknya
Umat dibuat tak tahu dgn sengaja
Bahwa syariat Islam pun dinista
Karena solat & puasa Ramadhan pun tak dijalaninya
Kukatakan krn aku menyaksikannya
Semoga tobat dipilihnya
Meski politik sebabnya.


Apa maksud dari puisi-puisi Romi itu? Sejauh ini hanya Romi yang tahu.

Namun komentar netizen pun seperti biasa terbelah. Ada yang memuja, ada yang mencela. [dem]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya