Berita

Sri Mulyani Indrawati/Net

Bisnis

Bukan Tentang Makro Ekonomi, Disertasi Sri Mulyani Dipersoalkan

SENIN, 04 FEBRUARI 2019 | 08:54 WIB | OLEH: ADE MULYANA

Disertasi Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sedang jadi pembicaraan di jejaring media sosial.

Disertasi yang ditulisnya untuk mendapatkan gelar Ph.D dari University of Illinois at Urbana-Champaign, Amerika Serikat, itu disebutkan "hanya" mengenai efek suplai tenaga kerja.

Judulnya adalah “Measuring the labor supply effect of income taxation using a life-cycle labor supply model: A case of Indonesia” yang artinya “Mengukur Efek Suplai Tenaga Kerja dari Pajak Pendapatan menggunakan suatu model siklus-kehidupan suplai tenaga kerja: Studi Kasus Indonesia”.


Informasi yang berkembang ini menimbulkan kekagetan. Sementara kalangan menganggap, patut diduga dalam empat tahun pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan tiga tahun pemerintahan Joko Widodo urusan makro ekonomi diserahkan pada orang yang bukan ahlinya.

Juga melahirkan pertanyaan, apakah ini sebab mengapa kebijakan umum makro ekonomi nasional didasarkan pada pendekatan yang cenderung menghamba pada utang luar negeri.

Bukan sekadar utang pula, melainkan utang dengan bunga yang lebih tinggi dibandingkan negara-negara di kawasan umumnya.

Pertanyaan lain yang muncul adalah, apakah ini pula yang pada akhirnya membuat lembaga keuangan global menyukai Sri Mulyani yang gemar berutang dan menjalankan kebijakan pengetatan anggaran (austerity policy). [dem]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya