Berita

Wakil Ketua Fraksi Demokrat MPR Dwi Astuti Wulandari/Net

Politik

Tolak Politik Uang Untuk Hasilkan Pemimpin Berkualitas

SENIN, 04 FEBRUARI 2019 | 05:46 WIB | LAPORAN:

Partai Demokrat mengajak masyarakat menolak segala bentuk politik uang dalam Pemilu 2019.

Menurut Wakil Ketua Fraksi Demokrat MPR RI Dwi Astuti Wulandari, masyarakat jangan tergiur dengan tawaran sejumlah uang agar mau memilih calon tertentu. Sebab, tindakan itu bisa menghancurkan nilai-nilai demokrasi dan mengakibatkan kualitas pemilu tidak baik.

"Kita harus menolak segala bentuk money politic dalam menentukan pilihan untuk wakil rakyat maupun presiden-wakil presiden 2019-2024. Supaya kualitas pemimpin-pemimpin bangsa adalah orang-orang yang tepat untuk mempercepat kemajuan pembangunan negara," katanya dalam Sosial Empat Pilar MPR di Condet Festival, Kramat Jati, Jakarta, Minggu (3/2).


Dwi juga mengajak masyarakat menjauhi segala jenis hoax dengan tidak langsung percaya terhadap informasi yang belum jelas sumbernya. Apalagi sampai ikut-ikutan menyebarkan informasi tersebut.

"Harus ada cek dan ricek terlebih dahulu. Jauhi hoax, gunakanlah nalar sehat dalam menyikapi dinamika politik menjelang pemilu serentak ini," ujar Dwi.

Saat ini usia demokrasi di Indonesia hampir 74 tahun yang harus dimaknai dengan peningkatan kualitas dan kedewasaan dalam menyikapi perbedaan.

"Pancasila adalah jati diri bangsa Indonesia. Pancasila disarikan dari pemikiran-pemikiran dan filsafat-filsafat yang ada di dunia sehingga Pancasila tidak bertentangan dengan agama manapun. Jika ada yang mencoba membenturkan agama dan Pancasila, itu adalah tindakan tidak benar," papar Dwi yang juga anggota Komisi VIII DPR. [wah]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Kemenhut Sebut Kejagung Hanya Mencocokkan Data, Bukan Penggeledahan

Kamis, 08 Januari 2026 | 00:04

Strategi Maritim Mutlak Diperlukan Hadapi Ketidakpastian di 2026

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:49

Komplotan Curanmor Nekat Tembak Warga Usai Dipergoki

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:30

Pemuda Katolik Ajak Umat Bangun Kebaikan untuk Dunia dan Indonesia

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:01

PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD karena Tak Mau Tinggalkan Rakyat

Rabu, 07 Januari 2026 | 22:39

Penjelasan Wakil Ketua DPRD MQ Iswara Soal Tunda Bayar Infrastruktur Pemprov Jabar

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:56

Kejagung Geledah Kantor Kemenhut terkait Kasus yang Di-SP3 KPK

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:39

84 Persen Gen Z Tolak Pilkada Lewat DPRD

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:33

Draf Perpres TNI Atasi Terorisme Perlu Dikaji Ulang

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:09

Harta Anggota KPU DKI Astri Megatari Tembus Rp7,9 Miliar

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:07

Selengkapnya