Berita

Foto: Repro

Dunia

Militer Venezuela Cap Jenderal Membelot Oposisi Sebagai Pengkhianat

MINGGU, 03 FEBRUARI 2019 | 11:33 WIB | LAPORAN:

Militer Venezuela mengecam keputusan Jenderal Francisco Esteban Yanez Rodriguez yang mengakui Ketua Majelis Nasional yang juga tokoh oposisi, Juan Guaido sebagai presiden sementara.

Tindakannya disebut sebagai pengkhianatan terhadap tatanan tertinggi.

Dalam sebuah unggahan di salah satu akun Twitter resminya, angkatan bersenjata menekankan kesetiaan mereka yang berkelanjutan kepada pemerintah Maduro.


"Kami di Angkatan Bersenjata tidak akan tahan dengan tindakan seperti itu. Angkatan Udara Venezuela tetap loyal kepada presiden kami, dan kami akan menang meskipun ada pengkhianat seperti itu," kata militer Venezuela, memposting gambar Yanez dengan kata 'TRAITOR' ditulis di seberang gambar dalam huruf merah tebal, seperti dilansir dari Sputniknews, Minggu (3/2).

Para perwira dan departemen militer lainnya juga menyerang Yanez karena desersinya, dengan akun resmi angkatan udara menuduhnya sebagai orang bersenjata yang tidak layak dan berlutut di depan tuntutan imperialis.

"Untuk setiap pengkhianat, ribuan patriot akan muncul yang akan tahu bagaimana mempertahankan Venezuela," kata pusat pelatihan penerbangan militer negara itu.

Meksiko, Uruguay, dan Rusia adalah di antara negara-negara yang menyuarakan dukungan mereka untuk Maduro sebagai satu-satunya pemimpin yang sah.

Venezuela dalam kekacauan pekan lalu setelah Ketua Majelis Nasional Juan Guaido menyatakan dirinya sebagai presiden sementara negara itu, dengan AS dan sekutunya di Eropa dan Amerika Latin.

Sebagai tanggapan, Maduro berulang kali menyalahkan Washington berusaha menggulingkan pemerintah yang dipilih secara demokratis di negara itu.[wid]



Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya