Berita

Politik

Setelah Doa Mbah Moen Diintervensi, Cerita Romi Tersangkut Kasus Di KPK Muncul Lagi

SABTU, 02 FEBRUARI 2019 | 13:32 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Insiatif politisi muda Romahurmuziy alias Romi “mengintervensi” doa yang dipanjatkan KH Maimoen Zubair dalam acara “Sarang Berzikir Untuk Indonesia Maju” kemarin, Jumat (1/2), dikecam banyak kalangan.

Tindakan Romi itu dinilai tidak pantas dan tidak pada tempatnya.

Setelah Kiai Moen mengakhiri doa, Romi maju menghampiri, dan membisikkan pada Kiai Moen bahwa doa yang dipanjatkan salah. Seharusnya yang didoakan adalah Joko Widodo yang duduk persis di sebelah kiri Kiai Moen.


Kiai Moen yang sudah sepuh, perusia 90 tahun itu, berusaha memperbaiki doa.

Menurut politisi senior Djoko Edhi Abdurrahman, tindakan Romi itu sungguh keterlaluan.

“Baru sekarang saya dengar ada doa yang sudah diaminkan intervensi,” ujar Djoko Edhi yang kini tengah mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI dari Madura kepada redaksi.

Menurut Djoko, intervensi Romi itu kelihatannya tidak berhasil, karena saat Kiai Moen hendak mengulangi doa. mikropon yang dipegangnya malah rusak.

Ketika mikropon kembali berfungsi, yang terdengar lagi-lagi kata “hadza Rois Pak Prabowo”.

“Itu suara malaikat, Rom. Tak bisa kau sogok,” katanya lagi.

Selain kecaman dari berbagai kalangan, hal lain yang mengiringi intervensi Rommy itu adalah peredaran berita-berita agak lawas mengenai keterlibatan dirinya dalam kasus korupsi yang sudah ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Misalnya berita tentang pemeriksaan Romi oleh KPK dalam kasus suap dana perimbangan daerah bulan Agustus 2018 lalu.

Di dalam berita itu, Romi diperiksa untuk tersangka mantan pejabat Kementerian Keuangan Yaya Purnomo. [dem]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya