Berita

Politik

Imbauan Bioskop Putar 'Indonesia Raya' Dicabut, Gerindra: Buat Kebijakan Harus Hati-Hati

SABTU, 02 FEBRUARI 2019 | 04:34 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Langkah cepat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mencabut surat imbauan kepada seluruh pemilik bisokop di Indonesia agar penonton menyanyikan lagu kebangsaan 'Indonesia Raya' sebelum film diputar diapresiasi. Kedepan Menteri Imam diingatkan untuk tidak asal-asalan dalam membuat kebijakan.

"Menpora harus lebih cermat, teliti, dan hati-hati dalam  membuat kebijakan," kata politisi Gerindra, Ahmad Riza Patria di Jakata, Jumat (1/2).

Surat imbauan tentang menyanyikan lagu Indonesia Raya di setiap jelang pemutaran film di bioskop diteken langsung oleh Menpora Imam Nahrawi, Rabu (30/1). Surat ditembuskan kepada Menko PMK, Menkominfo, dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif. Kemarin, Sesmenpora Gatot S Dewa Broto mengatakan surat imbauan dicabut atas dasar berbagai pertimbangan diantaranya resistensi dan kegaduhan yang timbul.


Riza menyatakan dirinya menyambut baik niat Menpora untuk meningkatkan rasa nasionalisme bagi masyarakat Indonesia. Tapi Menpora harus memahami dan mengerti bahwa bioskop adalah tempat hiburan.

"Cari jalan lain, umpanya Menpora mewajibkan seluruh generasi muda dan insan olahraga setiap event olahraga nyanyi Indonesia Raya. Itu boleh, bagus, saya dukung," kata Riza.

Dia berharap kedepan tidak ada lagi kebijakan yang asal-asalan dari para menterinya Jokowi. Dengan begitu tidak diasumsikan menteri tak ada bedanya dengan presiden yang beberapa kali membuat kebijakan namun tidak beberapa lama dikoreksi.

"Ini sama seperti kasus ABB (Abu Bakar Baasyir). Itu menunjukkan pemerintah tidak hati-hati. Jangan sampai kayak presiden sampai dikoreksi terkait pembebasan ABB oleh menterinya karena dianggap grasa-grusu," tukas Riza Patria.[dem]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Kasus Korupsi Kuota Haji Masuk Babak Baru, Gus Yaqut Cs Dilimpahkan ke JPU KPK

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:19

Kericuhan Warnai Kongres VII BM PAN di Banten

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:12

Purbaya Bidik Ekonomi Digital hingga Sektor Informal untuk Dongkrak Penerimaan Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:10

Trump Sebut Mojtaba Khamenei Nyaris Tumbang, Militer Iran Hancur

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:08

DPR Ingin Rampungkan RUU Perampasan Aset Tahun Ini

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00

JPO Tendean Rusak Berat Ditabrak Truk, Warga Diimbau Gunakan Jalur Alternatif

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Saham Shell Menguat Usai Divestasi Bisnis Energi Terbarukan di India

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Bantah Isu Penolakan, DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Masih Berproses

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:44

BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026, Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:21

Indonesia Harus Benahi Regulasi dan Insentif untuk Perkuat Filantropi

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:19

Selengkapnya