Berita

Jack Lapian-Rocky Gerung/Net

Politik

Mantan Relawan Jokowi Usul Jack Lapian Debat Dengan Rocky Gerung

JUMAT, 01 FEBRUARI 2019 | 14:09 WIB | LAPORAN:

. Pengusutan kasus dugaan penistaan agama oleh pihak kepolisian terhadap Rocky Gerung dinilai tidak perlu. Sang pelapor Jack Boyd Lapian pun disarankan untuk berdebat dengan Rocky Gerung, analis politik yang juga ahli filsafat yang dilaporkannya.

Adalah mantan relawan Joko Widodo yang juga pendiri Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP), Syafti Hidayat yang mengusulkan debat antara Jack Lapian dengan Rocky Gerung.

Menurut Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDem) ini, pernyataan Rocky Gerung soal "kitab suci adalah fiksi" yang dipermasalahkan, harusnya ditepis dengan argumentasi yang lebih kuat.


Pernyataan "kitab suci adalah fiksi" disampikan Rocky Gerung dalam forum diskusi Indonesia Lawyers Club (ILC) pada 10 April 2018 lalu.

"Diskusi harus dilawan dengan diskusi. Debat harus dilawan dengan debat. Perbedaan dalam debat dan diskusi soal biasa. Untuk menambah pengetahuan boleh juga diadakan debat publik antara Rocky Gerung dengan Boyd Jack Lapian, atau dengan siapapun," kata Syafti saat berbincang dengan redaksi, Jumat (1/2).

Perdebatan terbuka antara Rocky Gerung dengan Boyd Jack Lapian diyakini Syafti akan membuat masyarakat Indonesia semakin cerdas.

Namun, jika pernyataan dalam forum diskusi seperti ILC malah dipolisikan, menurut Syafti, patut diduga sebagai salah satu bentuk kriminalisasi atas intelektualitas suatu bangsa.

"Jika kebebasan berpendapat dikriminalisasi maka bangsa ini akan masuk ke dalam lorong kegelapan. Kita tak boleh kembali ke zaman kegelapan," pungkas Uchok sapaan akrab Syafti.

Sekjen Cyber Indonesia, Jack Boyd melaporkan pengamat sekaligus ahli filsafat, Rocky Gerung ke polisi dalam kasus dugaan penodaan agama terkait pernyataan Rocky "kitab suci adalah fiksi".

Rocky Gerung dilaporkan karena diduga melanggar Pasal 156a KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya