Berita

Ekonom senior Dr. Rizal Ramli/RMOL

Politik

Soal Impor, Jokowi Tidak Mungkin Berubah Jika Terpilih Kembali

SELASA, 29 JANUARI 2019 | 16:04 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Cita-cita kedaulatan pangan yang didengungkan oleh Presiden Joko Widodo saat ini hanya bersifat semu.

Pasalnya, dalam kebijakan dan praktiknya, Jokowi justru membuka keran impor yang besar terutama di sektor pangan.

"Kenapa Jokowi pidatonya ke kanan hasilnya ke kiri? Karena politik dipakai sebagai alat bagi-bagi kekuasaan," ujar ekonom senior Dr. Rizal Ramli dalam diskusi publik bertajuk "Jokowi Raja Impor?" di kantor Seknas Prabawo-Sandi, Menteng, Jakarta, Selasa (29/1).


Sehingga ketika terpilih kembali pada 17 April 2019 mendatang, RR biasa disapa, masih sangsi apakah Jokowi bisa merubah karakternya tersebut.

"Mungkin nggak kalau Jokowi kepilih lagi policy-nya berubah? Saya kira tidak karena karakternya lemah, diteken sama yang 'brengos'-nya, banyak takut," selorohnya.

Dengan kondisi demikian, maka tidak bisa mengharapkan kedaulatan pangan kepada Jokowi. Apalagi selama ini sudah terbukti bahwa kedaulatan pangan hanya menjadi slogan belaka.

"Karena track record kedaulatan pangan hanya jadi alat kampanye, slogan, dan tidak dari jiwa dan hatinya," pungkas RR. [rus]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya