Berita

Aksi SPPI/RMOLJabar

Nusantara

Tuding PKB Dilanggar, SPPI Geruduk Graha Pos Indonesia Di Bandung

SELASA, 29 JANUARI 2019 | 02:55 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ratusan pekerja Pos Indonesia dari berbagai wilayah menggeruduk Gedung Graha Pos Indonesia, Jalan Banda 30, Bandung, Senin (28/1).

Mereka mengatasnamakan diri sebagai Serikat Pekerja Pos Indonesia (SPPI). Ada 12 perwakilan pengurus wilayah yang rela datang ke Bandung untuk menuntut kesejahteraan dan keadilan untuk para pegawai.

Ketua DPP SPPI Rhajaya Santosa menerangkan bahwa mereka datang karena ada pelanggaran atas Perjanjian Kerja Bersama (PKB) tahun 2017-2019 yang dilakukan Pos Indonesia. Termasuk, pelanggaran hak asasi manusia (HAM).


Di antaranya, urai Rhajaya, PT Pos Indonesia tidak pernah mengomunikasikan peraturan perusahaan, memberangus hak SPPI, tidak memberikan bantuan penyelenggaraan, dispensasi, dan fasilitas bagi SPPI.

“Mereka juga tidak memberikan bonus/jasa produksi tahun 2017 sebesar 1x gaji dan tidak pernah membayarkan uang tunjangan kinerja individu," terangnya seperti diberitakan RMOLJabar.

Tidak cukup sampai di situ, mereka juga menyoroti program akselerasi penyetaraan untuk masuk dalam status karyawan dan pensiunan Pos Indonesia yang tersendat.

"PT Pos Indonesia telah banyak dan sering melakukan PHK secara sepihak tanpa proses penetapan/vonis bersalah dari pengadilan hukum dan/atau tanpa melalui persetujuan DPP SPPI," demikian Rhajaya. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya