Berita

Politik

Beredar Ulasan Jokowi Di Antara Deretan Orang-Orang Terkaya Di Asia

SELASA, 29 JANUARI 2019 | 00:36 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Informasi mengenai Presiden Joko Widodo masuk daftar orang terkaya di Asia beredar luas dan jadi bahan perbincangan di jejaring media sosial. Percakapan merujuk artikel yang ditulis Alice Hou berjudul "Real Life Crazy Rich Asians: The 10 Most Interesting (and Richest) Asians of 2019.

Artikel dimuat situs www.investing.com. Link artikel menyebar sejak Senin (28/1) sore. Dalam artikel itu Jokowi menempati urutan ke-18 dari 40 tokoh Asia yang diulas.

Posisi Jokowi dalam hitungan Hou, berada di bawah miliarder Thailand, Charoen Sirivadhanbhakdi, dengan total kekayaan sebesar 17,4 miliar dolar AS, dan satu poin di atas miliarder asal Malaysia, Robert Kuok, dengan kekayaan 12,9 miliar dolar AS.


Beda dengan Charoen dan Kuok, total kekayaan Jokowi tidak ditulis. Hou mengulas latar belakang Jokowi sebagai pengusaha sukses yang meniti karir di pemerintahan dimulai dari menjabat wali kota, gubernur kemudian presiden dan menyinggung sedikit soal peluangnya di Pilpres 2019.

Tokoh Indonesia lain yang masuk daftar ulasan Hou antara lain Hartono dengan total kekayaan 32 miliar dolar AS, Eka Tjipta Widjaja dengan kekayaan 8,9 miliar dolar AS, Antoni Salim dengan 5,3 miliar dolar AS, dan Chairul Tanjung dengan kekayaan 3,4 miliar dolar AS.

Pemilik Alibaba Group Jack Ma dan miliarder asal Korea Cho Yang-Ho juga masuk daftar tokoh yang diulas Alice Hou.

Di bagian pengantar, Alice Huo mengutip data Forbes bahwa lebih dari sepertiga orang terkaya di dunia ada di Asia Pasifik. Huo merasa tokoh-tokoh paling menarik di Asia Pasifik menjadi lebih penting diulas apalagi Asia Pasifik akan menjadi wilayah terkaya di dunia pada tahun 2020.

Berikut link artikel "Real Life Crazy Rich Asians: The 10 Most Interesting (and Richest) Asians of 2019" tersebut. [dem]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya