Berita

Foto/Repro

Politik

Usai Deklarasi, Pendukung Jokowi Ribut Dengan Pemuda Masjid

SENIN, 28 JANUARI 2019 | 00:42 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Keributan terjadi antara massa pendukung Joko Widodo-Maruf Amin dengan pemuda Masjid Jogokaryan, Kota Yogyakarta, Minggu (27/1).

Keributan terjadi usai massa menghadiri acara deklarasi mendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 01 itu di Stadion Mandala Krida. Usai acara mereka pawai dengan mengendarai motor.

Pukul 16.05 WIB massa yang mayoritas ABG melintas di depan Masjid Jogokaryan. Di antara mereka ada yang merusak spanduk Hizbullah yang terpasang di masjid serta membleyer-bleyer sepeda motor. Pemuda Masjid Jogokaryan keluar menghadang dan melakukan pengejaran.


"Sempat terjadi cekcok mulut dan ketegangan diantara kedua belah pihak," kata seorang aparat hukum kepada redaksi.

Massa kedua belah pihak dilerai oleh petugas Babinsa Koramil 09/MJ dan Babinkamtibmas Polsek Mantrijeron. Bentrok lebih parah bisa diantisipasi.

Pada pukul 17.15 WIB dilakukan mediasi di Pendopo Kecamatan Mantrijeron. Hadir dalam mediasi antara lain Camat Mantrijeron, Kapolsek Mantrijeron, Danramil 09/MJ, Bawaslu, Panwas Kecamatan Mantrijeron, Takmir Masjid Jogokaryan, dan pengurus PDIP Mantrijeron.

Mediasi sempat ditunda dan dilanjutkan setelah Shalat Magrib. Mediasi lanjutan dilaksanakan di ruang Camat Mantrijeron.

Mediasi selesai pada pukul 19.35 WIB. Kedua belah pihak meneken surat pernyataan.

"Hasil mediasi, kedua belah pihak sepakat bersama-sama menjaga kondusifitas wilayah Mantrijeron," kata sumber redaksi. [dem]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya