Berita

Aksi buruh sopir tangki Patra Niaga/RMOL

Nusantara

Buruh Sopir Tangki Bertahan Di Depan Istana Menunggu Jawaban Jokowi

SABTU, 26 JANUARI 2019 | 16:57 WIB | LAPORAN:

. Ratusan buruh sopir tangki Patra Niaga Pertamina yang tergabung dalam Serikat Pekerja Awak Mobil Tangki (SP-AMT) masih bertahan di depan Istana Negara Jakarta, Sabtu (26/1).

Mereka kembali menduduki Istana karena kasus pemberhetian mereka secara sepihak yang dijanjikan diselesaikan pekan kemarin, hingga saat ini belum juga tuntas.

"Hari ini sopir tangki tetap bersama anak dan istrinya menunggu jawaban pasti dari pemerintah yakni bapak Presiden Jokowi," kata Ariswiyono, salah seorang yang menjadi korban pemecatan, Sabtu (26/1).


Anak perusahan BUMN Pertamina yaitu Patra Niaga dan PT Elnusa Petrofin blum juga dipanggil oleh pihak Istana guna membereskan persoalan.

"Justru hari ini muncul di banyak media bahwasanya salah satu vendor dari Patra Niaga yakni PT GUN membuka lowongan pekerjaan bagi 1.095 awak mobil tangki yang telah di-PHK sepihak lewat SMS," jelas Ariswiyono.

Menurutnya, ini adalah bentuk pembohongan publik serta pembohongan terhadap pemerintah yang dilakukan oleh anak perusahaan BUMN ini, guna menutupi kebobrokan mereka.

Pasalnya, para awak mobil tangki mempunyai bukti-bukti kuat bahwa mereka adalah karyawan Pertamina Patra Niaga bukan karyawan PT Garda Utama Nasional (GUN).

Upaya-upaya yang dilakukan oleh anak perusahaan Pertamina ini sungguh keji dan tidak manusiawi, kerana bukan hanya rakyat yang mereka tipu tapi juga pemerintahan Presiden Jokowi.

"Yang pasti para awak mobil tangki ini akan tetap menginap di depan Istana sampai degan tuntutan mereka dipenuhi oleh Presiden," Ariswiyono.

SP-AMT Pertamina sudah hampir sebulan menggelar aksi. Mereka pernah menginap di depan kantor Kementerian BUMN dan depan Istana Negara. Aksi kubur diri dan aksi obar kerap dilakukan baik di lokasi aksi maupun di poski di dekat Depo Plumpang.

Aksi SP-AMT Pertamina menyuarakan empat tuntutan: Pertama, dipekerjakan kembali sebagai buruh tetap PT Pertamina Parta Niaga dan PT. Elnusa Petrofin. Kedua, pembayaran upah lembur selama ini yang belum dibayarkan. Ketiga, pembayaran upah proses selama 19 bulan di-PHK ilegal. Keempat, pensiun bagi AMT yang sudah masuk usia pensiun, dan kompensasi bagi keluarga AMT yang suaminya telah meninggal selama PHK ilegal. [rus] 

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya