Berita

Nusantara

Ini Akibat Banjir Dan Longsor Di 13 Wilayah Sulsel...

JUMAT, 25 JANUARI 2019 | 20:27 WIB | LAPORAN:

Akibat bencana  longsor, puting beliung dan banjir yang terjadi di 13 wilayah di Provinsi Sulawesi Selatan telah merenggut sedikitinya 59 korban jiwa.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho merincikan sebanyak 10 orang meninggal, 3 orang hilang, 51 rumah rusak di Janeponto.

Sementara itu di Maros akibat banjir sedikitnya sebanyak 4 orang meninggal dunia. 1.200 orang terdampak, 251 orang mengungsi, 552 unit rumah terendam, 8.349 ha sawah, 1 fasilitas peribadatan.


"Gowa (banjir dan longsor): 44 orang meninggal, 21 orang hilang, 46 luka, 2.121 mengungsi, 10 rumah rusak (5 rusak berat, 5 tertimbun), dan 1 jembatan rusak," urai Sutopo melalui keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (25/1).

Lanjut, Sutopo di Kota Makasar sebanyak 2.942 orang terdampak akibat banjir, 1.000 orang mengungsi, 477 rumah terendam, dan di wilayah Soppeng menyebabkan 1.672 ha sawah terendam.

Selain itu di wilayah Wajo  sebanyak 2.454 orang terdampak akibat banjir, 2.010 rumah terendam, 16,2 Km Jalan, 1.855 Ha sawah, 9 jembatan, 10 fasilitas peribadatan, 20 fasilitas pendidikan, 5 fasilitas pemerintah.

Di wilayah Barru, lanjut Sutopo, sebanyak  2 unit pasar, 1 fasilitas pendidikan, 1 fasilitas pemerintahan rusak akibar banjir.

"Di wilayah Pangkep 1 orang meninggal, 1 orang hilang, 28 rumah 1 rusak berat, 12 rusak ringan, 15 terendam, 1 fasilitas peribadatan, 1 fasilitas sekolah rusak. Dan di Sindrap akibat puting beliung menyebabkan 1 unit rumah rusak sedang," papar Sutopo.

Adapun di Bantaeng, akibat puting beliung 1 unit rumah rusak sedang. Di Takalar banjir menyebabkan 1.195 Rumah terendam. Di Sinjai 2 rumah rusak akibat puting beliung dan di Selayar akibat banjir 1 orang meninggal, serta 109 mengungsi.

"Banjir sudah surut di beberapa wilayah. Tim SAR gabungan masih terus melakukan evakuasi, pencarian dan penyelamatan korban. Bantuan terus berdatangan dari berbagai pihak. BPBD bersama BNPB, TNI, Polri, Basarnas, Kemensos, Kemenkes, Kementerian PU Pera, SKPD, NGO, relawan dan berbagai unsur lainnya terus membantu penanganan darurat," kata Sutopo. [hta]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya