Berita

Cak Imin/RMOL

Politik

27 Persen Konstituen PKB Mbalelo, Cak Imin: Itu Di Masjid-Masjid Pro Prabowo

JUMAT, 25 JANUARI 2019 | 20:19 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menganggap enteng hasil survei yang dirilis Indikator. Dalam survei itu, disebutkan bahwa 27 persen konstituen PKB mbalelo. Mereka menyatakan dukungan untuk Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

Cak Imin mengakui bahwa basis pemilih PKB memang belum seratus persen mendukung Jokowi. Tapi dia memastikan dalam waktu dekat masalah ini akan terselesaikan.

Cak Imin menilai mereka yang belum patuh merupakan konstituen PKB yang berada di masjid-masjid yang masih pro Prabowo.


"Mungkin itu di masjid-masjid pro Prabowo itu. Segera saya sapu dalam waktu cepat. Insyaallah enggak lama itu," ujar Cak Imin kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (25/1).

Ditambahkan Cak Imin, pihaknya juga telah melakukan upaya pemetaan agar semua kader termasuk simpatisan PKB mendukung penuh Jokowi-Maruf di Pilpres 2019.

"Sudah (dilakukan pemetaan), di DKI, Banten, dan sebagian Sumatera," kata mantan Menakertrans itu.

Sehingga, sambungnya, 27 persen konstituen yang tidak menyatakan dukungannya kepada Jokowi-Maruf telah diketahui sebelumnya. Karenanya, dalam waktu dekat, dia mengklaim akan mendukung Jokowi-Ma'ruf.

"Itu sebetulnya hanya semacam kontaminasi sosmed di anggota, yang sudah terdeteksi dari awal. Enggak lama sih itu (membereskannya),” tegasnya.

Secara tegas, jika yang mbalelo terindikasi sebagai pengurus PKB, maka Cak Imin tidak akan segan untuk memecat yang bersangkutan.

"Iya (dicopot) kalau pengurus," pungkasnya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya