Berita

Saleh Husin-Dadang Kahmad/Net

Nusantara

Program Wakaf Quran Untuk Negeri Juga Ajang Silaturahmi

JUMAT, 25 JANUARI 2019 | 14:38 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Upaya melengkapi ketersediaan mushaf Alquran di sarana peribadatan dan lembaga pendidikan melalui program Wakaf Quran bagi Negeri masih berlanjut.

Yayasan Muslim Sinar Mas kali ini menyerahkan mushaf Alquran kepada SMK Muhammadiyah beserta sejumlah masjid di Kecamatan Kersamanan, Garut, Jawa Barat.

Ketua Umum Yayasan Muslim Sinar Mas, Saleh Husin menyerahkan simbolik mushaf Alquran kepada Ketua Yayasan SMK Muhammadiyah, Garut, Prof. KH. Dadang Kahmad di Jakarta, Jumat (25/1).


Selain memperluas ketersediaan Alquran bagi masyarakat, khususnya di lembaga pendidikan, kegiatan ini menurut Saleh dimanfaatkan pula untuk bersilaturahim berikut berbagi ide.

"Muhammadiyah adalah salah satu lembaga yang menginspirasi kami seputar nilai-nilai Islam yang moderat sekaligus toleran," ujar Saleh.

Di lingkup Sinar Mas, terdapat lebih dari 300 sarana peribadatan Islam seperti masjid dan musala, dimana pihaknya berharap dapat menjadi wahana penyebarluasan keislaman yang terbuka, damai, toleran dan peduli sesama.

Sebelumnya, wakaf ratusan Alquran juga dilakukan bagi beberapa masjid yang berada di Sulawesi Selatan, melalui penyerahan simbolik kepada Staf Khusus Wakil Presiden RI Bidang Komunikasi dan Informasi, Husein Abdullah di Jakarta (Kamis, 24/1) didampingi pula oleh Ketua Harian Yayasan Muslim Sinar Mas, Dhony Rahajoe.

Wakaf menjadi satu dari rangkaian Wakaf Quran untuk Negeri yang telah berlangsung sejak tahun 2008 dengan dukungan Asia Pulp & Paper Sinar Mas. Sepanjang kurun waktu tersebut, sudah tersalurkan lebih dari 800 ribu mushaf Alquran, 50.000 buku panduan membaca Alquran dan Juz Amma, juga 300 set Alquran Braille bagi tuna netra, baik melalui mitra, maupun pilar bisnis Sinar Mas yang tersebar di berbagai wilayah.

Menurut Saleh, kegiatan ini sekaligus menjadi kesempatan bagi Sinar Mas dalam menjalankan program corporate social responsibility mengedepankan produk dan merek andalan sendiri.

Seluruh Alquran yang diwakafkan dicetak di atas kertas Sinar Tech atau lebih dikenal sebagai Quran Paper (QPP) yang dikembangkan oleh Indah Kiat Pulp & Paper Tangerang Mills guna pencetakan kitab suci dan buku agama. Quran Paper yang memenuhi sertifikat halal dari MUI karena bahan baku dan proses produksinya memenuhi kaidah kehalalan, hingga 90 persen produksinya di ekspor ke berbagai negara Asia dan Afrika. [rus]

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

UPDATE

Energi Bersih Semakin Diminati Sektor Industri dan Bisnis

Jumat, 23 Januari 2026 | 20:09

Relawan Bara JP Hapus Nama Jokowi

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:52

Pengelola Apartemen Jakarta Utara Bantu Polisi Putus Rantai Peredaran Narkoba

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:24

Produk Warga Binaan Didorong Masuk Kopdes Merah Putih

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:01

Wamenkomdigi Tegaskan Jaringan di Sumbar dan Sumut Hampir Pulih 100 Persen

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:52

Sinergi untuk Akselerasi, Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:45

Raja Maroko Puji Soliditas Nasional di Piala Afrika 2025

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:27

Iran Batasi Akses Internet demi Putus Komando Teroris Asing ke Perusuh

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:05

Kasus Kuota Haji: Dito Ariotedjo Ungkap hanya Ditanya Satu Pertanyaan Soal Fuad Hasan

Jumat, 23 Januari 2026 | 17:59

Kongres XXII: Sujahri-Amir Tidak Sah Pimpin GMNI

Jumat, 23 Januari 2026 | 17:43

Selengkapnya