Berita

Awak Mobil Tangki Pertamina/Net

Nusantara

AKSI OBOR

Sopir Tangki: Jangan Ada Lagi Tipu Daya, Kesabaran Kami Sudah Sampai Titik Nadir

KAMIS, 24 JANUARI 2019 | 14:59 WIB | LAPORAN:

. Perwakilan dari Serikat Pekerja Awak Mobil Tangki (SP-AMT) Pertamina meninggalkan ruang rapat di PT Garda Utama Nasional (GUN), di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis pagi (24/1).

Alasannya, pihak PT Pertamina dan PT Patra Niaga yang seharusnya hadir dalam rapat itu ternyata hanya mewakilkan diri kepada PT GUN. Sementara dari Suku Dinas Tenaga Kerja DKI Jakarta, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI, dan Sekretariat Negara hadir dalam pertemuan itu.

PT GUN adalah penyedia jasa angkutan bagi bahan bakar minyak (BBM) Patra Niaga anak perusahaan Pertamina. Sebanyak 1.095 pekerja sopir tangki dipecat secara sepihak pada dua tahun lalu melalui pesan pendek (SMS).


Jurubicara SP-AMT Pertamina, Heri Sugiri mengatakan, pertemuan memang terjadi, namun tidak seperti rekomendasi awal. Pertemuan hanya justru menghadirkan PT GUN sebagai perusahaan vendor (perusahaan outsourcing/penyedia jasa tenaga kerja).

Dari komposisinya, jelas Heri Sugiri, sudah tergambar bagaimana solusi yang akan ditawarkan, yaitu khusus bagi AMT Pertamina di Depo Plumpang, dengan seleksi tertentu akan dipekerjakan di PT GUN, bukan di Pertamina dan Patra Niaga.

"Artinya hanya bagi yang di Plumpang, dan bukan sebagai pekerja di Pertamina Patra Niaga dan PT Elnusa Petrofin. Jika diterima, berarti sebagai buruh outsourcing. Padahal status outsourcing ini yang menjadi pokok gugatan dan protes selama bertahun-tahun yang lalu hingga sekarang," ujarnya, Kamis (24/1).

"Tentu saja, kami tidak bisa menerima tipu daya semacam ini," lanjut Heri Sugiri.

Setelah meninggalkan rapat, seluruh perwakilan AMT Pertamina dari 10 Depo, lalu bergerak ke posko juang AMT di Plumpang, Jakarta Utara, dimana ribuan AMT Pertamina dan keluarga sedang berkumpul.

"Ribuan massa ini sontak marah, dan mulai menyalakan obor yang tadinya akan digunakan untuk aksi obor," ujar Heri Sugiri.

Saat ini, sambung dia, pihak Kantor Staf Presiden (KSP) mencoba memfasilitasi kembali pertemuan di kantor KSP di Jakarta Pusat.

"Kami berharap tidak ada lagi tipu daya, tidak ada lagi upaya mengulur waktu, sebab kesabaran kami sudah sampai titik nadir," pungkas Heri Sugiri.

Ini adalah kelanjutan dari aksi kubur diri yang sebelumnya mereka lakukan di depan Kementerian BUMN dan Istana Negara.

Empat tuntutan SP-AMT Pertamina. Pertama, dipekerjakan kembali sebagai buruh tetap PT Pertamina Parta Niaga dan PT. Elnusa Petrofin. Kedua, pembayaran upah lembur selama ini yang belum dibayarkan. Ketiga, pembayaran upah proses selama 19 bulan di-PHK ilegal. Keempat, pensiun bagi AMT yang sudah masuk usia pensiun, dan kompensasi bagi keluarga AMT yang suaminya telah meninggal selama PHK ilegal. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya