Sani Abdul Fatah/RMOL
Sani Abdul Fatah/RMOL
"Jahat sekali yang mempermainkan perasaan orang tua. Sebentar dibebaskan. Sebentar kemudian ditinjau ulang. Apa Pemerintah memang sukanya mempermainkan perasaan?" kata Ketua Gerakan Nasional Pembela Fatwa Ulama Kota Binjai, Ustaz Sani Abdul Fatah seperti dilansir RMOLSumut, Rabu (23/1).
Lebih lanjut dikatakan Sani, kegaduhan yang terjadi antara Menkopolhukam Wiranto dan pengacara Tim Kampanye Nasional Yusril Ihza Mahendra atas rencana pembebasan Ustaz Abu Bakar Ba'asyir adalah bentuk ketidakseriusan Pemerintahan Joko Widodo untuk memperhatikan isu-isu kemanusiaan.
Populer
Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36
Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00
Senin, 25 Mei 2026 | 08:33
Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18
Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33
Senin, 01 Juni 2026 | 13:12
Senin, 01 Juni 2026 | 02:30
UPDATE
Kamis, 04 Juni 2026 | 02:05
Kamis, 04 Juni 2026 | 02:00
Kamis, 04 Juni 2026 | 01:34
Kamis, 04 Juni 2026 | 01:28
Kamis, 04 Juni 2026 | 01:07
Kamis, 04 Juni 2026 | 00:40
Kamis, 04 Juni 2026 | 00:17
Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15
Kamis, 04 Juni 2026 | 00:02
Rabu, 03 Juni 2026 | 23:50