Berita

Sufmi Dasco Ahmad/RMOL

Politik

Sufmi Dasco: Kritikan JK Sejalan Dengan Prabowo Subianto

RABU, 23 JANUARI 2019 | 13:51 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

. Wakil Presiden M. Jusuf Kalla kembali melontarkan kritik terhadap pembangunan proyek kereta api ringan atau Light Rail Transit (LRT) di Iindonesia yang dinilai tidak afesien.

Direktur Advokasi dan Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan bahwa apa yang disampaikan JK sejalan dengan dengan apa yang pernah disampaikan Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto.

"Sudah berapa kali ngomong bahwa komponen dari LRT itu terlalu mahal, itu pak Prabowo yang bilang ya di beberapa kesempatan," kata Dasco di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (23/1).


"Ya kalau pak JK bilang begitu, pak Prabowo bilang begitu, ya mungkin begitu (LRT mahal dan tidak afesien)," imbuh anggota DPR ini.

Ungkapan Prabowo, lanjut Dasco, selaras dengan temuan JK di lapangan yang menyatakan bahwa komponen LRT dan sejumlah proyek infrastruktur lainnya memakan anggaran terlalu fantastis.

Dasco mengaku kaget dengan ungkapan JK meski terkesan terlambat menyadari mahalnya biaya pembangunan infrastruktur LRT Jabodebek termasuk tidak efesiensinya LRT di Palembang dan Makassar.

"Pemerintah ngomong itu sudah dihitung. Tapi ini kita agak kaget juga bahwa pak JK ternyata baru sadar kalau itu komponennya terlalu mahal," cetusnya.

Lebih lanjut, Wakil Ketua Umum Gerindra mengaku tidak mengetahui sebab terjadi perbedaan pendapat antara Wapres dengan pemerintah terkait infrastruktur.

"Ya mungkin pak JK baru denger sehingga baru bereaksi. Kalau soal masalah perpecahan dan segala macem mereka yang tahu ya saya nggak tahu," demikian Dasco. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya