Berita

Foto: Dok

Nusantara

Penjualan Kios Blok 3 Pasar Senen Masih Di Tangan Pihak Ketiga

RABU, 23 JANUARI 2019 | 09:44 WIB | LAPORAN:

Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasrudin berjanji akan segera merespon keluhan para pedagang lama Blok 3, Pasar Senen, Jakarta Pusat.

"PD Pasar Jaya tidak bermain-main dengan aturan yang harus ditegakkan. Saya tidak ada komentar lainnya, karena Pasar Jaya adalah perusahaan BUMD," ujar Arief ketika dikonfirmasi, Selasa (22/1).

Arief pun berjanji akan menindak tegas oknum-oknum yang bermain curang, termasuk para petugas yang korup di Blok 3 Pasar Senen.


"Jika ada yang melakukan kecurangan itu hanya oknum, bukan Pasar Jaya sebagai institusi. Dan tindakan tegas kepada oknum-oknum itu adalah pemecatan sebagai karyawan," tutupnya.

Sementara itu, Kepala Humas PD Pasar Jaya Amanda Gita menjelaskan, penjualan kios di Blok 3 Pasar Senen masih dikelola oleh bagian pemasaran.

“Untuk pengelolaannya sudah di Pasar Jaya, akan tetapi untuk pemasarannya masih di pihak ketiga," ucapnya.

Manajer Unit Pasar Besar (UPB) Senen, Yamin Pane menjelaskan, PD Pasar Jaya yang sudah berubah nama menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda), dalam membangun pasar-pasar di Pasar Jaya memiliki dua skema, yaitu dibangun sendiri atau bekerja sama dengan pihak ketiga.

"Salah satunya yang dibangun dengan bekerja sama pihak ketiga adalah pembangunan Blok 3 Pasar Senen," sebut Yamin.

Oleh karenanya hak penjualan Blok 3 adalah pihak ketiga.

"Itu sesuai PKS (Perjanjian Kerjasama). Dan, Perumda Pasar Jaya tidak menjual kios," ujar Yamin.

Untuk penempatan para pedagang, khususnya yang lama sesuai hasil zoning. "Dan itu telah kami sepakati sebelum pembangunan dilakukan. Jadi, sesuai kesepakatan itu di poin pertama, hak menjual kios ada di pihak pengembang," katanya.

Namun Yamin Pane dan pihak PD Pasar Jaya tidak bisa menjelaskan masa kerjasama dengan pihak ketiga akan berakhir. Sebab, ketentuan itu juga seharusnya sudah ada di dalam kesepakatan dengan para pedagang.[wid]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya