Berita

JK/Net

Politik

Pengamat: Berkali-kali Mengkritik Di Ruang Publik Tegaskan JK Tak Dukung Jokowi

SELASA, 22 JANUARI 2019 | 21:09 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) untuk yang kesekian kalinya menyesalkan biaya Light Rail Transit (LRT) Jabodebek yang memakan biaya mencapai Rp. 500 miliar per kilometer.

Pernyataan Wapres Jusuf Kalla semakin menegaskan bahwa JK tidak akan melabuhkan dukungan kepada Jokowi sebagai Capres petahana.

Demikian disampaikan Pengamat Politik dari IndoStrategi Arif Nurul Imam saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Selasa (22/1).


"Pernyataan Pak JK yang berulang-ulang soal LRT saya kira bisa memiliki beberapa makna. Barangkali ada gejala politik Pak JK tidak mendukung Pak Jokowi," ujar Arif.

Menurut Arif, pernyataan Wapres Jusuf Kalla yang dilontarkan berulang-ulang semakin menegaskan bahwa dirinya tidak mendukung Jokowi selaku petahana yang kembali mencalonkan diri sebagai presiden.

"Mengapa? Karena Pak JK memprotes kebijakan itu di ruang publik," kata Arif.

Karenanya, lanjut Arirf, hal itu merupakan bagian manuver politik JK untuk mendelegitimasi Jokowi sebagai petahana.

Lebih lanjut, Arief menyarankan jika Wapres JK menyesalkan anggaran LRT yang diduga membengkak itu bisa diajukan untuk diaudit.

"Kalo proyek itu riil kemahalan sehingga Pak JK memprotes hal tersebut. Kalau mau fair, audit saja biar tidak menimbulkan polemik," demikian Arief. [hta]


Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya