Berita

Fadli Zon/RMOL

Politik

Fadli Zon: Masa Ada Menko Polhukam Mengoreksi Ucapan Presiden

SELASA, 22 JANUARI 2019 | 11:50 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Narapidana teroris (Napiter) Abu Bakar Ba'asyir urung dibebaskan.

Menko Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto dalam konferensi pers mendadak, Senin petang (21/1) kemarin, berdalil pembebasan Ba'asyir perlu ada kajian mendalam karena menyangkut ideologi negara.

Wakil Ketua DPR Fadli Zon menanggapi heran keputusan Presiden Jokowi itu menjadi diralat.


"Loh ini kan presiden sendiri yang bicara, masa Menko Polhukam mengoreksi presiden gimana ceritanya gitu?" ucap Fadli kepada wartawan di gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Selasa (22/1).

Sebaliknya, menurut Fadli, dianulirnya keputusan Presiden Jokowi justru memperkuat kecurigaan publik bahwa kasus hukum Abu Bakar Ba'asyir telah dipolitisir.

"Masa ada Menkopolhukam mengoreksi ucapan presiden misalkan itu benar ya.  Jadi, mana yang benar sekarang presiden atau menterinya?" kata Fadli.

"Orang sudah tahu kok kalau ini cuma permainan politik dan menjadikan hukum mainan politik atau manuver," cetus wakil ketua umum DPP Partai Gerindra itu.

Namun ia enggan berkomentar lebih lanjut benar tidaknya keputusan menunda pembebasan pendiri Jamaah Anshorud Daulah (JAD) tersebut.

"Saya tidak mengatakan salah atau benar," demikian Fadli.[wid]


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Kasus Korupsi Kuota Haji Masuk Babak Baru, Gus Yaqut Cs Dilimpahkan ke JPU KPK

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:19

Kericuhan Warnai Kongres VII BM PAN di Banten

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:12

Purbaya Bidik Ekonomi Digital hingga Sektor Informal untuk Dongkrak Penerimaan Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:10

Trump Sebut Mojtaba Khamenei Nyaris Tumbang, Militer Iran Hancur

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:08

DPR Ingin Rampungkan RUU Perampasan Aset Tahun Ini

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00

JPO Tendean Rusak Berat Ditabrak Truk, Warga Diimbau Gunakan Jalur Alternatif

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Saham Shell Menguat Usai Divestasi Bisnis Energi Terbarukan di India

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Bantah Isu Penolakan, DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Masih Berproses

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:44

BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026, Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:21

Indonesia Harus Benahi Regulasi dan Insentif untuk Perkuat Filantropi

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:19

Selengkapnya