Berita

Foto/Net

Nusantara

Pimpinan Ponpes Salafi Sambut Baik RSU Syubbanul Wathon

SELASA, 22 JANUARI 2019 | 05:29 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pengasuh Pondok Pesantren Salafi di Tegalrejo, Muhammad Yusuf Chudhori menyambut baik kehadiran Rumah Sakit Umum (RSU) Syubbanul Wathon.

Dia yakin rumah sakit yang berdiri di Tegalrejo, Magelang, Jawa Tengah itu bisa membantu menjaga kesehatan dan mengobati ribuan santri kami. Termasuk masyarakat Tegalrejo dan sekitaran Magelang.

"Radang, diare atau sakit kulit umum dirasakan para santri. Kehadiran RS Syubbanul Wathon yang lokasinya terjangkau dari asrama santri tentu sangat membantu," ungkap pria yang akab disapa Gus Yusuf itu kepada wartawan, Selasa (22/1).


Apalagi, sambungnya, RS tipe C ini memiliki delapan fasilitas layanan, seperti Instansi Gawat Darurat, Rawat Jalan/Poliklinik, Rawat Inap, Laboratorium, Farmasi/Apotek, Radiologi, Rehabilitasi Medis, dan Hemodialisa.

Sementara itu, Direktur RSU Syubbanul Wathon, Wahyuni Dian Purwati mengaku tengah berupaya menjalin kerja sama dengan BPJS untuk memberi pelayanan ke warga.

"Tentu kami harus menyediakan layanan BPJS secepat mungkin. Salah satunya adalah pengadaan akreditasi sebagai salah satu syarat BPJS selain itu, pihak kami juga  meningkatkan pelatihan bagi perawat agar semakin tanggap dalam melayani kesehatan masyarakat," sebut Wahyuni.

RS yang diresmikan pada akhir pekan lalu itu dibangun di atas lahan seluas 4.800 meter persegi dengan total luas bangunan 6.000 meter persegi.

Rumah sakit terdiri dari tiga lantai dan memiliki 180 bed, 40 dokter ahli, dan dokter umum, serta sejumlah perawat bersertifikat.

Rumah sakit ini merupakan bentuk kerjasama PBNU melalui Asrama Perguruan Islam Pondok Pesantren Salafi Tegalrejo dengan pihak Lippo Group melalui Siloam Hospitals Group. [wah]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya