Berita

Dunia

George W Bush Kirim Pizza Ke Paspampres Di Tengah Shutdown, Sindiran Untuk Trump?

SABTU, 19 JANUARI 2019 | 23:35 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Mantan presiden George W Bush ikut prihatin atas penutupan pemerintahan parsial atau shutdown yang masih berlangsung di Amerika Serikat pada pekan kelima.

Dia memiliki cara tersendiri untuk membantu sejumlah staf yang terkena dampak dan tidak dibayar akibat penutupan ini, yakni dengan mengirimkan pizza.
Melalui akun Instagramnya, Bush menunjukkan bahwa dia mengirimkan sendiri pizza ke personel Secret Service atau Paspampres.
"Sudah waktunya bagi para pemimpin di kedua belah pihak untuk mengesampingkan politik, berkumpul, dan mengakhiri penutupan ini," tulis Bush di Instagram.


Akibat penutupan, yang merupakan penutupan oterlama dalam sejarah Amerika Serikat, sekitar 800 ribu staf federal Amerika Serikat terpaksa dirumahkan atau bekerja tanpa bayaran. Hal itu terjadi akibat kebuntuan politik terkait pendanaan untuk dinding perbatasan yang diusulkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Termasuk di antara mereka yang terkena imbasnya adalah sekitar 6.000 staf Dinas Rahasia, sekitar 85 persen di antaranya dilaporkan masih bekerja hingga penutupan.

Dikabarkan BBC, aksi Bush ini dilakukan setelah Ketua DPR Nancy Pelosi meminta Presiden Trump untuk menunda pidato kenegaraan tahunan dengan alasan keamanan akibat gaji para pegawai yang belum dibayarkan.

Pelosi menulis, Secret Service juga merupakan pihak yang kena imbas kurangnya dana. Dengan alasan itu, Trump harus menyampaikan pidato secara tertulis mengingat kebutuhan keamanan yang besar untuk acara tersebut.

Sikap mantan Presiden Bush itu terjadi setelah pengawas lalu lintas udara Kanada mengirim rekan-rekan mereka melintasi ratusan pizza perbatasan untuk membantu selama penutupan.

Sementara itu Presiden Trump mengadakan pesta lebih dari 300 burger di Gedung Putih, karena kurangnya staf katering di tengah penutupan. [mel]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya