Berita

Foto: Rakyat Merdeka

Politik

Debat Perdana Pilpres Serasa Sayur Kurang Garam

JUMAT, 18 JANUARI 2019 | 12:58 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Debat Pilpres perdana yang berlangsung kemarin malam (Kamis, 17/1) dinilai belum memenuhi harapan masyarakat.

Hal itu disampaikan oleh Anggota Komisi III DPR Fraksi PKS Habib Aboe Bakar Al Habsyi, sesaat lalu (Jumat, 18/1).

“Saya rasa tampilan debat masih belum memenuhi ekspektasi masyarakat yang begitu tinggi terhadap acara tersebut. Serasa sayur yang kurang garam, masih hambar dan terasa terkungkung dengan aspek formal aturan debat,” ujar Habib Aboe.


Pasalnya, sambung Aboe, terlihat sekali problem yang disampaikan dalan debat kurang didalami dengan baik. Materi debat hanya diungkap sekilas diatas  permukaan saja.

“Sehingga substansinya tidak didiskusikan secara mendalam. Hal ini mungkin disebabkan karena terlalu banyak sesi pertanyaan dan kurang ada waktu untuk memperdalam setiap materi debat,” imbuh Aboe.

Aboe mengimbau kepada KPU ke depan untuk merubah format debat agar tak terkesan monoton. Sehingga masyarakat akan bisa memahami dengan baik apa isi program dari paslon. Selain itu, kemampuan paslon dalam mengelaborasi suatu permasalahan juga akan terlihat.

“Dengan demikian masyarakat yang belum menentukan pilihan akan dapat memutuskan pasangan calon presiden yang akan mereka coblos,” demikian Aboe. [jto]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya